Ini Makna Tema Perayaan Natal Nasional 2024
JAKARTA, investortrust.id - Puncak perayaan Natal Nasional 2024 dijadwalkan akan berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (28/12/2024). Sekretaris Komisi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Diakon Frans Adi Kristi Prasetya mengungkap, perayaan Natal Nasional kali ini akan mengusung tema "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Bethlehem".
Menurut Romo Kristi, tema puncak perayaan Natal Nasional 2024 kali ini memiliki makna ajakan terhadap umat kristiani. Ia menyinggung sambutan Paus Fransiskus beberapa waktu lalu saat memimpin misa di GBK yang menyerukan ajakan Watekiaso. Ia menambahkan ajakan untuk membuat kebisingan dalam arti ajakan untuk melakukan tindakan kasih dan mewartakan kabar sukacita.
"Demikian pula ini marilah ini adalah sebuah ajakan. Maka nilai iman yang sebenarnya mau diwartakan dengan tema ini pertama-tama adalah untuk melihat dan menginternalisasi bagaimana Allah yang bersolidaritas terhadap manusia yang lemah dan berdosa," kata Romo Kristi dalam jumpa pers di kantor KWI, Jakarta, Senin (23/12/2024).
Baca Juga
Kemudian, ia menjelaskan 'Marilah sekarang kita pergi ke Bethlehem' itu diartikan sebagai tema yang dikatakan oleh para gembala yang mendapat warta pertama kabar sukacita ini. Allah memilih mereka untuk mewartakan kabar sukacita.
Kemudian, nilai iman lain yang bisa dipetik dari tema tersebut adalah pergeseran dari situasi takut, situasi bahaya yang dialami oleh para gembala terhadap situasi dingin dan gelapnya malam lalu kemudian mereka bertemu dengan Yesus kecil yang penuh kasih.
Pergeseran atau perubahan transformatif ini adalah gambaran ketika Yesus menyelamatkan umat manusia saat mengubah dari kegelapan menuju kepada terang. Arogansi diubah dengan kerendahan hati. Hal inilah yang terjadi jika membaca secara lebih khusus nilai iman katolik dalam tema Natal kali ini.
"Maka teman-teman yang terkasih kami percaya bahwa apa yang telah dibuat oleh panitia Natal ini mencerminkan konsistensi penyelamatan yang dilakukan oleh Allah, solidaritas," ujarnya.
Melalui perayaan Natal Nasional 2024 ini, umat kristiani diajak untuk memperhatikan yang lemah, miskin, tersingkir, dan disabel. Umat kristiani juga diajak untuk berjalan bersama-sama mewartakan kasih itu untuk semakin banyak orang.
"Satu lagi tentu yang diperhatikan, tadi juga sudah disampaikan, adalah tentang krisis lingkungan hidup. Nah, inilah relasi-relasi yang rusak antara manusia dan lingkungan karena kerap kali terjadi karena arogansi kemanusiaan," kata Sekretaris Komisi KWI itu.
Baca Juga
Penjualan Tiket Kereta Api Tembus Lebih dari 2 Juta di H-2 Natal 2024
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Natal Nasional, Thomas Djiwandono, memastikan Presiden Prabowo Subianto bakal menghadiri puncak perayaan Natal Nasional 2024.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir bersama pimpinan jajaran kementerian dan/lembaga negara pimpinan KWI dan PGI serta para tokoh-tokoh lintas agama diharapkan kegiatan ini akan dihadiri sekitar 12.000 orang," kata Thomas.

