Menkomdigi Dukung Transformasi STMM Jadi Politeknik untuk Perkuat Talenta Digital
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendukung transformasi Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta menjadi Politeknik Digital (Poldigi). Politeknik ini nantinya akan berfokus pada pengembangan keterampilan praktis digital, salah satunya keamanan siber.
Transformasi STMM menjadi politeknik sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto untuk menumbuhkembangkan talenta muda yang memiliki kemampuan di bidang cyber security yang advanced demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca Juga
Menkomdigi RI dan Mendagri Australia Sepakat Kerja Sama Perangi Ancaman Digital
"Kemarin ketika saya bertemu Pak Presiden Prabowo, beliau mengarahkan agar Komdigi menjaga keamanan siber. Jadi ini salah satu yang saya rasa sangat kontekstual dengan harapan Presiden dan sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," ujar Meutya dalam sambutannya saat mengunjungi STMM Yogyakarta, Rabu (11/12/2024).
Menkomdigi Meutya Hafid mengungkapkan, sekolah vokasi STMM akan segera bertransformasi menjadi Politeknik Digital (Poldigi) yang fokus di bidang multimedia dan teknologi digital. Kemenkomdigi, kata Meutya Hafid terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkait peralihan STMM dari sekolah tinggi menjadi politeknik.
"Saya yakin dalam waktu dekat, kita akan punya Politeknik Digital Yogyakarta atau disingkat Poldigi," tuturnya.
Langkah ini juga merupakan respons terhadap kebutuhan industri yang terus berkembang yang memerlukan tenaga kerja dengan keterampilan khusus di bidang multimedia, desain grafis, pengembangan perangkat lunak, dan teknologi informasi.
"Kemudian ada dua usulan program studi baru, yaitu sarjana terapan teknologi digital karena kita memang ingin lebih siap dan menugaskan kepada Poldigi nanti untuk mempersiapkan juga SDM-SDM yang akan mampu bersaing ke depan di bidang teknologi digital. Dan juga ada magister terapan transformasi digital," ungkapnya.
Lebih lanjut, Menkomdigi Meutya Hafid memberi dukungan kepada STMM untuk menciptakan lulusan dengan kemampuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
"Karena salah satu juga yang kita hadapi bukan di depan, tetapi bahkan sudah mulai saat ini adalah bagaimana anak-anak muda kita siap untuk menghadapi kecerdasan artifisial," tegasnya.
Baca Juga
Ingatkan Pesan Presiden Prabowo, Menkomdigi: Gunakan AI dengan Bijak
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPSDM Kementerian Komdigi, Harry Budiarto, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar, dan Staf Khusus Menkomdigi Arnanto Nurprabowo.

