Basuki Instruksikan Perbaikan Fasum dan Rumah Warga Secepatnya Pascagempa Sumedang
SUMEDANG, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas umum (fasum) dan rumah warga yang terdampak gempa bumi di Sumedang, Jawa Barat.
Diketahui gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 yang terjadi Minggu 31 Desember 2023, mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Terkait itu menurut dia, agar tidak membahayakan masyarakat sekitar, perbaikan harus segera dilakukan.
"Untuk fasilitas umum, saya kira RSUD dan SMAN 1 Sumedang paling prioritas untuk segera kita tangani. Secara umum struktur masih oke, tapi ada beberapa retak sehingga akan kita lakukan retrofitting atau penguatan bangunan," kata Basuki dalam keterangannya, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga
Kementerian PUPR Pastikan Kondisi Terowongan Tol Cisumdawu Aman Pascagempa
Dijelaskan oleh Basuki bahwa penanganannya bukan hanya memperbaiki bangunan yang retak saja, namun juga dilakukan peningkatan estetika dan kualitas lingkungannya agar lebih baik.
"Perbaikan secepatnya minggu depan, karena banyak ruangan yang harus cepat ditangani seperti ruang operasi dan ruang cuci darah," ujarnya.
Kendati demikian, untuk infrastruktur lainnya seperti Jalan Tol Cisumdawu, Bendungan Cipanas, Bendungan Sadawarna, dan Waduk Jatigede telah diperiksa dan dinyatakan aman tanpa ada kerusakan akibat gempa.
Baca Juga
PUPR Targetkan Renovasi Pasar Baros Rampung 2024, Progres Capai 50%
Adapun untuk rumah-rumah warga, menurut laporan BPBD Jawa Barat dan Pj Gubernur Jawa Barat, sementara ini tidak ada yang perlu direlokasi. Sementara untuk perbaikannya akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakannya.
Basuki Hadimuljono mengungkapkan, untuk rumah-rumah yang rusak berat, sedang, atau ringan nanti akan ada bantuan dari pemerintah sesuai kriteria kerusakannya. Sampai saat ini tercatat ada sekitar 1.100 rumah yang mengalami kerusakan.
“Kementerian PUPR saat ini sedang memverifikasi langsung bersama Dinas PUPR dan BNPB agar tidak ada rumah rusak yang terlewat," sebut Basuki Hadimuljono.

