Proyek Waskita Karya (WSKT) Mrican Paket 2 Rampung, Topang Swasembada Pangan
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengungkapkan realisasi pengerjaan Peningkatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Peterongan Daerah Irigasi (DI) Mrican Paket 2 di Jawa Timur tersebut telah rampung 100%.
Pembangunan proyek itu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia sebab dinilai mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Timur (Jatim). Fungsi itu juga sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi fokus Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan, Jatim tetap menjadi lumbung pangan Indonesia. Harapannya, dengan adanya rehabilitasi irigasi Mrican yang mengairi Kabupaten Jombang, Nganjuk, dan Kediri itu bisa menjaga stabilitas suplai pengairan ke sawah, sehingga meningkatkan hasil panen.
Baca Juga
Waskita Karya (WSKT) Suntik Modal Anak Usaha Rp 2,72 Triliun
“Diharapkan pula, rehabilitasi DI Mrican mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 233% menjadi 260%. Dengan begitu, produksi padi dan palawija yang sebelumnya 551.417 ton bisa naik menjadi 615.315 ton,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (23/11/2024).
Adapun, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi DI Mrican dikerjakan dalam 2 paket pengerjaan. Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita-BRP mengerjakan paket 2 dengan nilai kontrak sebesar Rp 195 miliar.
Direktur Operasi II Waskita Karya Dhetik Ariyanto menyebutkan, pengerjaan paket 2 meliputi saluran sekunder dan induk dengan total panjang yang direhabilitasi mencapai 132 km.
Waskita berharap, pembangunan infrastruktur yang dilakukan perseroan termasuk jaringan irigasi ini mampu memberikan multiplier effect. Tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tapi juga berdampak terhadap perekonomian di dalam negeri.
"Kebutuhan irigasi daerah pertanian sangat penting bagi peningkatan produksi pangan, khususnya padi. Maka Waskita Karya mempercepat pengerjaan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi Peterongan dan DI Mrican," pungkasnya.
