Menteri Ara Sudah Lapor ke Prabowo soal Rencana Wisma Atlet Jadi Rusun ASN
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyampaikan kelanjutan rencana Wisma Atlet Kemayoran bakal menjadi rumah susun (rusun) aparatur sipil negara (ASN) dan gedung komersial. Ara, sapaan Maruarar Sirait, menyatakan sudah berkomunikasi dengan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi terkait kelanjutan rencana tersebut.
“Saya sudah komunikasi sama Mensesneg. Saya juga sudah sampaikan kepada Presiden (Prabowo Subianto). Karena (Wisma Atlet Kemayoran) itu kan yang bangun kita, tetapi kewenangannya kan di Mensesneg. Tentu, pikirannya Presiden, bagaimana aset-aset negara itu bisa dimanfaatkan, seperti rumah rusun tadi. Jangan sampai dua tahun kosong (tak ditempati, red). Padahal banyak (masyarakat) yang membutuhkan. Kalau kami diminta me-manage (Wisma Atlet Kemayoran), kami siap,” ungkap Ara saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Baca Juga
Menteri Basuki: Inpres Alih Fungsi Wisma Atlet Jadi Rusun ASN-Komersial Terbit September 2024
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Wisma Atlet
“Wisma Atlet yang saya laporkan itu sedang disiapkan inpres (instruksi presiden)-nya untuk mengoptimalkan pemanfaatan Wisma Atlet yang 10 tower itu, yang 7 (tower) di dalam, yang 3 (tower) di luar. Itu rencananya kira-kira 50% untuk komersial, yang 50% (lainnya) untuk ASN,” kata Basuki saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Ia menambahkan, instruksi presiden (inpres) terkait pengalihfungsian gedung Wisma Atlet tersebut akan diterbitkan pada September 2024 mendatang.
“Ini lagi disiapkan Inpres-nya menurut saya mungkin September ini (terbit),” ujar Basuki.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kementerian PUPR akan merenovasi Wisma Atlet
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, target penyelesaian renovasi tersebut diperkirakan akan memakan waktu selama enam bulan lamanya.
“Sekarang masih direnovasi, sudah dialokasikan Rp 350 miliar. Target renovasi sih paling cepat enam bulan,” kata Iwan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024).
Selain menjadi rusun ASN, lanjut Iwan, sebagian dari kompleks Wisma Atlet Kemayoran akan diubah menjadi kawasan komersil untuk pembiayaan operasional area tersebut. Pengalihfungsian ini menunggu terbitnya peraturan presiden (perpres).
“Fungsi yang utama untuk (rusun) ASN, sebagian nanti ada yang prospek untuk dikomersialkan. Ya, tunggu perpres-nya dulu,” ungkap Iwan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, rencana pergeseran fungsi Wisma Atlet digarap bersama dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian PUPR.
Dia mengatakan pemerintah akan merilis inpres penetapan Wisma Atlet menjadi ASN dalam pekan ini. Di sisi lain, Pratikno juga belum bisa memproyeksikan total kapasitas kamar yang akan menjadi rusun ASN.
“Itu yang nanti akan dirancang dari Tim BLU (Badan Layanan Umum Kemensetneg),” kata Pratikno beberapa waktu lalu.
Sebagai gambaran, Wisma Atlet
Wisma Atlet Kemayoran juga pernah menjadi tempat menginap para atlet yang berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Kementerian PUPR membangun wisma atlet sebanyak 10 tower yang terdiri dari tiga tower di Blok C-2 seluas 135.000 m2 dan tujuh tower di Blok D-10 seluas 333.700 m2 di kawasan Kemayoran.
Baca Juga
PUPR Bakal Sulap Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rusun ASN, Berapa Anggarannya?
Pembangunan Wisma Atlet
Lebih lanjut, pada Blok C-2 akan dibangun tiga tower dengan jumlah total 1.932 unit dan Blok D-10 akan dibangun tujuh tower dengan jumlah total 5.494 unit. Rusun yang dibangun ini merupakan tipe 36 dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan tempat cuci jemur. Diperkirakan dalam satu unit rusun akan dihuni tiga orang, sehingga wisma atlet ini diperkirakan dapat menampung sebanyak 22.278 orang atlet.

