PUPR Bakal Sulap Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rusun ASN, Berapa Anggarannya?
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, merenovasi Wisma Atlet Kemayoran menjadi rusun aparatur sipil negara (ASN). Anggaran untuk menyulap Wisma Atlet Kemayoran menjadi rusun ASN dialokasikan sebesar Rp 350 miliar.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, target penyelesaian renovasi tersebut diperkirakan akan memakan waktu selama enam bulan lamanya.
“Sekarang masih direnovasi, sudah dialokasikan Rp 350 miliar. Target renovasi sih paling cepat enam bulan,” kata Iwan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024).
Baca Juga
Bangun Rusun MBR, Kementerian PUPR Alokasikan Anggaran Rp 4,53 Triliun
Selain menjadi rusun ASN, lanjut Iwan, sebagian dari kompleks Wisma Atlet Kemayoran akan diubah menjadi kawasan komersil untuk pembiayaan operasional area tersebut. Pengalihfungsian ini menunggu terbitnya peraturan presiden (perpres).
“Fungsi yang utama untuk (rusun) ASN, sebagian nanti ada yang prospek untuk dikomersialkan. Ya, tunggu perpres-nya dulu,” ungkap Iwan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, rencana pergeseran fungsi Wisma Atlet digarap bersama dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian PUPR.
Dia mengatakan pemerintah akan merilis inpres penetapan Wisma Atlet menjadi ASN dalam pekan ini. Di sisi lain, Pratikno juga belum bisa memproyeksikan total kapasitas kamar yang akan menjadi rusun ASN.
“Itu yang nanti akan dirancang dari Tim BLU (Badan Layanan Umum Kemensetneg),” kata Pratikno beberapa waktu lalu.
Sebagai gambaran, Wisma Atlet Kemayoran pernah menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 selama dua tahun sejak 2020 hingga 2022. Penghentian operasional Wisma Atlet menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 berlangsung sejak 31 Desember 2022 dikarenakan kasus positif Covid-19 terus menurun sehingga jumlah pasien yang dirawat terus berkurang.
Wisma Atlet Kemayoran juga pernah menjadi tempat menginap para atlet yang berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Kementerian PUPR membangun wisma atlet sebanyak 10 tower yang terdiri dari tiga tower di Blok C-2 seluas 135.000 m2 dan tujuh tower di Blok D-10 seluas 333.700 m2 di kawasan Kemayoran.
Baca Juga
PUPR Optimistis Pembangunan Rusun ASN di IKN Akan Rampung Akhir Juli 2024
Pembangunan Wisma Atlet Kemayoran sudah dimulai sejak tanggal 17 Maret 2016 lalu, dengan nilai kontrak sekitar Rp 3,7 triliun yang dilaksanakan pada 2016-2017. Kawasan Kemayoran Blok C-2 dan Blok D-10 merupakan aset milik negara atas nama Kementerian Sekretariat Negara.
Lebih lanjut, pada Blok C-2 akan dibangun tiga tower dengan jumlah total 1.932 unit dan Blok D-10 akan dibangun tujuh tower dengan jumlah total 5.494 unit. Rusun yang dibangun ini merupakan tipe 36 dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan tempat cuci jemur. Diperkirakan dalam satu unit rusun akan dihuni tiga orang, sehingga wisma atlet ini diperkirakan dapat menampung sebanyak 22.278 orang atlet.

