Arus Kendaraan Mudik Masih Cukup Tinggi di GT Kalikangkung Semarang
SEMARANG, investortrust.id - Arus kendaraan yang dari arah Jakarta masuk ke Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang pada Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, Rabu (10/4/2024), masih cukup tinggi.
Kepala Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung Semarang AKP Sujid di Semarang pada Rabu malam (10/4/2024) mengatakan, kendaraan yang masuk dari arah Jakarta tercatat sebanyak 18.436 kendaraan dari pukul 06.00-18.00 WIB.
Berdasarkan data dari Pos Terpadu Kalikangkung, terlihat pada pagi hari arus kendaraan landai di angka 500-an kendaraan per jam.
Mulai pukul 09.00 WIB, arus kendaraan mulai meningkat di angka 1.000-1.700-an kendaraan per jam hingga pukul 14.00 WIB.
Pada pukul 14.00 WIB, trafik kendaraan terus merangkak naik di kisaran 2.200-2.300 kendaraan per jam hingga pukul 18.00 WIB.
Baca Juga
Sedangkan arus kendaraan dari Semarang ke Jakarta di GT Kalikangkung pada hari dan waktu yang sama tercatat sebanyak 9.742.
Arus balik Lebaran kendaraan yang dipantau setiap jam menunjukkan angka yang fluktuatif di kisaran 200-900-an kendaraan per jam, dan sempat menyentuh angka 1.000 pada pukul 10.00-11.00 WIB, 11.00-12.00 WIB, dan 14.00-15.00 WIB.
Sementara itu, Polda Jawa Tengah juga telah mempertebal personel pengamanan di sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian masyarakat seiring momentum Lebaran.
"Sejak awal Operasi Ketupat Candi 2024, kami sudah terjunkan personel pengamanan di sejumlah tempat wisata. Penambahan personel akan dilakukan dilihat dari kepadatan jumlah pengunjung," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu seperti dikutip dari Antara.
Penambahan personel tersebut tidak hanya untuk menjamin keamanan masyarakat, kata dia, melainkan juga untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata.
Baca Juga
1,36 Juta Kendaraan Mudik Lebaran Tinggalkan Jabodetabek, Voume Bertumbuh Segini
"Prioritas kami adalah keamanan dan keselamatan pengunjung tempat wisata. Untuk itu kami imbau saat berwisata patuhi arahan dari petugas di lapangan. Perhatikan barang berharga yang dibawa dan awasi anak kecil yang diajak serta dalam berwisata," kata dia.
Sebelum meninggalkan rumah, Satake kembali mengingatkan masyarakat untuk mengecek dan memastikan kompor dan peralatan elektronik, seperti kipas angin dan AC dalam keadaan mati guna mencegah risiko kebakaran.
"Pastikan juga rumah dan pagar dalam keadaan terkunci. Bila memungkinkan, titip kondisi rumah kepada tetangga yang tidak bepergian atau satpam penjaga perumahan," katanya.

