Profil Lengkap Juri Ardiantoro, Wamensesneg di Kabinet Merah Putih
JAKARTA, investortrust.id - Juri Ardiantoro telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi wakil menteri Sekretaris Negara (wamensesneg) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). Juri menjadi satu dari 56 wakil menteri (wamen) Kabinet Merah Putih yang dilantik oleh Prabowo. Dia memiliki rekam jejak yang mumpuni, khususnya sebagai pegiat demokrasi hingga akademisi.
Lantas bagaimana profil lengkap dari Juri Ardiantoro?
Juri lahir di Brebes, Jawa Tengah, pada 6 April 1973. Dia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di kabupaten kelahirannya. Secara beruntun, dia bersekolah di SDN 1 Lengkong Brebes (1980-1986), SMP Negeri 2 Brebes (1986-1989), dan SMA Negeri 1 Brebes (1989-1992).
Pria kelahiran Brebes ini kemudian melanjutkan studi formal dengan mengambil jurusan Pendidikan Sejarah IKIP Jakarta -sekarang Universitas Negeri Jakarta (UNJ)- hingga memperoleh gelar sarjana pada tahun 1999. Selama masa kuliah dia aktif berkecimpung di dunia organisasi, di antaranya adalah Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah IKIP Jakarta, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Didaktika, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Baca Juga
Soal Target 100 Hari Kerja, Airlangga Hartarto: Tunggu Arahan Presiden Prabowo
Rekam jejaknya sebagai aktivis teruji kala menjabat sejumlah jabatan strategis di organisasi kemahasiswaan. Di antaranya seperti ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah IKIP Jakarta 1994-1995, ketua Komisariat PMII IKIP Jakarta 1995-1996, dewan redaksi LPM Didaktika 1995-1996 hingga ketua Cabang PMII Jakarta Timur 1996-1997.
Di bidang akademik, dia melanjutkan studi dengan mengambil program magister jurusan Sosiologi Universitas Indonesia (UI) hingga lulus pada tahun 2003. Lalu Juri berhasil meraih program doktor Sosiologi dari Univerity of Malaya, Malaysia.
Sebagai lulusan IKIP Jakarta, Juri dekat dunia pendidikan dan akademisi. Dia pernah mengajar di SMU IKIP Jakarta -kini Labschool- pada 1997-2000. Kemudian pernah menjadi dosen di UNJ 1999-2003, Universitas Bung Karno (UBK) 2001-2003, hingga Asisten Peneliti Laboratorium Sosiologi UI 2002-2003. Saat ini Juri tercatat masih aktif sebagai ketua umum Ikatan Alumni (IKA) UNJ sejak tahun 2017 serta Rektor Unusia, dilantik pada 2021 lalu.
Rekam Jejak di Bidang Politik, Demokrasi, dan Pemerintahan
Selain sebagai akademisi, Juri Ardiantoro dikenal memiliki rekam jejak mumpuni pada bidang politik, demokrasi, dan pemerintahan. Dia memulai karier dengan berperan sebagai salah satu pendiri sekaligus sekretaris jenderal (sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) 1996-1997.
Kemudian terpilih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta 2003-2008. Lalu dia melanjutkan tugas dengan menjadi ketua KPU DKI Jakarta 2008-2013. Puncaknya dia terpilih menjadi salah satu komisioner KPU RI periode 2012-2017. Sepeninggal Husni Kamil Malik, Juri diangkat menjadi ketua KPU RI 2016-2017.
Baca Juga
Juri menginjakkan kaki untuk pertama kali ke lingkaran istana, usai diangkat sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) 2018-2019. Lalu pada kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2019, dia berperan sebagai wakil direktur Bidang Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Karier ketua umum IKA UNJ ini meningkat usai dilantik menjadi Deputi IV KSP bidang Informasi dan Komunikasi Publik periode 2019-2023. Dia kemudian mengundurkan diri pada Oktober 2023 akibat ditunjuk sebagai wakil ketua TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk menghadapi pilpres 2024.
Setelah rangkaian pilpres usai, Juri kembali ke istana dengan diangkat menjadi staf khusus (stafsus) Presiden Jokowi. Kala itu Juri diangkat bersamaan dengan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.
Baca Juga
Sementara itu, dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, Juri diketahui memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 21.599.111.692. Angka tersebut didapatkan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tanggal penyampaian 27 Maret 2024 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Harta tersebut terdiri dari sejumlah aset seperti sejumlah bidang tanah dan bangunan, kendaraan pribadi serta harta bergerak lain.
Dalam mengemban tugas di Kabinet Merah Putih ke depan, Juri akan bekerja bersama Mensesneg Prasetyo Hadi dan Wamensesneg Bambang Eko Suharyanto.

