Aktivis 98 dan Wamenkominfo Nezar Patria Bakal Masuk ke Kabinet Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Aktivis 98 yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menjadi salah satu tokoh yang dipanggil oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya.
Seperti diketahui, Prabowo memanggil sejumlah tokoh yang akan menduduki kursi di kabinet pemerintahannya, khususnya untuk jabatan wakil menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10/2024).
Nezar mengaku diminta oleh Prabowo untuk mengatasi berbagai tantangan pada pemerintahannya mendatang. Tantangan tersebut muncul akibat adanya ketidakpastian global yang membuat situasi menjadi tidak menentu.
"Dikonfirmasi untuk membantu di kabinet Prabowo. Lalu ada arahan tentang tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan. Beberapa konsentrasinya, misalnya menghadapi situasi global yang tidak menentu," katanya kepada awak media usai menemui mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu.
Baca Juga
Nezar tak mengungkapkan secara gamblang tantangan apa yang akan dihadapinya pada pemerintahan Prabowo. Demikian juga dengan jabatan yang akan diembannya, apakah masih menjadi Wamenkominfo atau mendapatkan jabatan baru.
"Ada masalah energi, pangan, lalu dunia yang terkoneksi semakin intens ya dengan teknologi gitu ya, sehingga dibutuhkan kecakapan, kita semua dalam mengelola tantangan-tantangan ini," kata Nezar setelah meninggalkan rumah Prabowo.
"Nanti Pak Presiden yang akan (mengumumkan), nanti saja ya," sambungnya dia.
Selain Nezar, Aktivis 98 lainnya yang juga diminta untuk bertemu Prabowo di kediamannya adalah Agus Jabo, Budiman Sudjatmiko, Faisol Reza, dan Mugiyanto Sipin. Nezar dan Mugiyanto merupakan bagian dari korban penculikan aktivis pada masa Orde Baru yang dipulangkan.

