Cek! PUPR Ungkap Progres Pembangunan KIPP IKN
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara atau IKN, Danis H Sumadilaga memaparkan progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN per Maret 2024. Dijelaskan bahwa saat ini ada 2 tahapan (batch) yang sedang digenjot pekerjaannya yakni Batch I yang sudah mencapai 77% progres pengerjaan dan Batch II mencapai 25%.
''Secara pekerjaan infrastruktur IKN oleh kementerian PUPR itu terbagi atas 2 batch, yaitu batch I paket-paket pekerjaan yang terkontrak sebelum Maret 2023 sebanyak 40 paket senilai hampir Rp25 triliun. Itu progresnya saat ini sudah 77%. Kemudian ada batch II yaitu tambahan untuk fisik kontrak setelah Maret 2023 sampai dengan akhir tahun 2024 adalah 49 paket (25%), nilainya adalah Rp43 triliun,'' jelas Danis di Grand Ballroom Kepimski, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).
Danis juga memaparkan progres pembangunan istana negara (presiden) hingga persiapan 17 Agustus 2024. ''Pertama istana presiden dan lapangan upacara progres konstruksinya saat ini hampir 60% (58,23%; progres per 7 maret) dan target pada Juni 2024, bangunan istana, lapangan upacara, serta podium akan berfungsi 100% dan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan upacara RI pada 17 Agustus yang direncanakan dapat menampung 8.700 orang,'' paparnya.
''Kemudian gedung kantor presiden, dengan progres konstruksi saat ini mencapai 78,68% dan target pada bulan Juni bangunan kantor presiden beserta struktur burung garuda dapat digunakan pada upacara kemerdekaan RI,'' lanjutnya.
Lebih lanjut, Danis menjelaskan progres pembangunan gedung Kementerian Koordinator (Kemenko) yang nantinya akan menjadi sharing office untuk para ASN Kementerian.
''Gedung kementerian sekretariat negara, progres saat ini sudah mencapai 53,15% dan akan fungsional di bulan Juni untuk menampung kurang lebih 750 ASN. Kemudian gedung Kemenko 1 dengan progres saat ini mencapai 52,9% dan di bulan Juni telah fungsional dan dapat menampung 337 ASN,'' imbuhnya.
''Kemudian Kemenko 2 sudah juga, namun sedikit terlambat (23,64%) tapi nanti sejumlah towernya dapat menampung kurang lebih 250 orang. Lalu, Gedung Kemenko 3 (55,7%) dan target juni 2024 akan memfungsikan tower 1 dengan tower 4 dengan daya tampung 396 ASN dari total kapasitas 990 ASN serta tower 2 dan 3 dengan kapasitas tampung 86 ASN dri total kapasitas 516 ASN,'' tambah Danis.
''Kemudian gedung Kemenko 4 dengan progres konstruksi 57,81% dengan daya tampung sama dengan gedung Kemenko 3,'' tutup Danis. (CR-3)

