Dapat Penghargaan dari MUI, Retno Marsudi Tegaskan Perjuangan untuk Palestina Belum Selesai
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi diberi penghargaan Mujahidah Diplomasi Award dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen Retno dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.
Retno menyampaikan, perjuangan diplomasi Indonesia untuk Palestina sejatinya mendapatkan dukungan besar dari masyarakat Tanah Air dan organisasi masyarakat. Namun begitu, dia menekankan bahwa perjuangan untuk Palestina ini masih belum selesai.
“Penghargaan ini adalah pengingat bahwa perjuangan untuk Palestina adalah perjuangan kita bersama. MUI dan Baznas (Badan Amal Zakat Nasional) termasuk mitra penting dalam perjuangan tersebut,” kata Retno dalam acara Penganugerahan Penghargaan MUI di Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga
Di Sidang Umum PBB, Menlu Retno Kutuk Serangan Israel ke Lebanon
Retno mengungkapkan, isu Palestina sangat kental diangkat dalam dunia internasional, termasuk selama partisipasinya di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-79 di New York yang baru saja dihadirinya pada akhir September 2024 kemarin.
"Indonesia tidak akan tinggal diam. Indonesia termasuk di garis depan dalam membela perjuangan bangsa Palestina. Diplomasi Indonesia memilih untuk berpihak membela keadilan dan kemanusiaan, membela yang benar, against all odds", tegas Retno.
Dia menjelaskan, fokus utama yang diperjuangkan Indonesia selama SMU PBB pekan lalu itu, yang pertama adalah menggalang pengakuan negara-negara terhadap kedaulatan Palestina. Kedua, terus mendorong implementasi Resolusi Majelis Umum PBB yang meminta Israel mengakhiri aktivitas ilegalnya di Palestina.
"Selama 10 tahun terakhir, selain bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang sangat besar. kita juga salurkan 189 capacity building kepada lebih dari 2.000 beneficiaries Palestina. Dan tentunya, pembangunan RS Indonesia di Gaza,” jelas dia.
Disampaikan oleh Retno, hal ini belum termasuk komitmen penyaluran bantuan ke Palestina melalui saluran lain seperti International Labour Organization (ILO) dan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).

