Saksi Dengar Ledakan dalam Kebakaran Gedung Bakamla
JAKARTA, investortrust.id - Kebakaran melanda gedung Badan Keamanan Laut (Bakamla) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2024) pagi. Seorang saksi bernama Anam (55) mengaku mendengar suara ledakan dari gedung Bakamla.
“Awalnya begini, tadi saya mau senam di sini jam 6.13. Saya pergi dulu ke kamar mandi di Tugu Proklamasi, begitu saya di dalam kamar kecil saya dengar ledakan. Begitu saya keluar warga udah mulai panik,” kata Anam kepada wartawan.
Baca Juga
95 Petugas dan 19 Mobil Pemadam Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Gedung Bakamla
Tak hanya sekali, Anam mengaku mendengar lebih dari sekali suara ledakan. Saat keluar toilet yang berada di kawasan Tugu Proklamasi, Anam melihat warga sekitar yang mulai panik. Hal ini lantaran api yang membakar gedung Bakamla sudah membesar disertai dengan kepulan asap hitam.
“Apinya cepat membesar cepat mengepul asap hitam. Ledakan lebih dari sekali,” tutur Anam.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, akan mendalami informasi adanya ledakan dalam kebakaran gedung Bakamla. Salah satunya dengan memeriksa 16 orang tukang yang sedang mengerjakan renovai di lantai 6.
"Kami masih mendalami, mengumpulkan saksi saksi baik itu tukang yang bekejsa. karena yang ada di dalam gedung itu adalah para tukang," katanya.
Dikatakan, lantai 6 gedung Bakamla menjadi area paling terdampak dari kebakaran ini. Di lantai tersebut terdapat kantor Komnas Perempuan.
"Lantai 6 itu kantor dari Komnas Perempuan, lantai 3 juga ada kantor Yayasan Bung Karno. terlihat dari gedung ini memang kerusakan paling parah itu pada lantai 6. Memang pada lantai 6 ini ada renovasi yang dilakukan," katanya.
Baca Juga
Penyebab Kebakaran di Terminal 3 Bandara Soetta Masih Diinvestigasi
Selain memeriksa 16 saksi, Susatyo mengatakan, pihaknya juga akan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah proses pendinginan. Polres Jakpus akan bekerja sama dengan Puslabfor Mabes Polri untuk melakukan olah TKP.
"Untuk penyebab tentu masih akan kami dalami, melakukan penyelidikan. Keterangan dari para tukang ini cukup membantu sekaligus kami juga masih berharap bahwa semua CCTV yang ada di dalam gedung ini recorde- nya masih bisa kami lakukan pemeriksaan," katanya.

