Istana Tegaskan Jokowi Tak Cawe-Cawe Urusan Internal Kadin
JAKARTA, investortrust.id - Pihak Istana menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak cawe-cawe atau turut campur urusan internal Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Diketahui, Munaslub Kadin 2024 telah menetapkan Anindya Novyan Bakrie atau Anindya Bakrie sebagai ketua umum.
"Tidak ada cawe-cawe dari Presiden. Itu urusan internal Kadin," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya.
Baca Juga
Menkumham Pastikan Keppres Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin Indonesia Segera Terbit
Ditegaskan, Jokowi sangat menghormati Kadin sebagai lembaga independen. Kadin, katanya, memiliki mekanisme internal berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) terkait pemilihan ketua umum.
"Presiden sangat menghormati Kadin sebagai lembaga independen yang memiliki mekanisme internal sesuai AD/ART Kadin," katanya.
Terkait keputusan presiden (keppres) pengesahan Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin Indonesia, Ari mengatakan, proses awal menjadi ranah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
"Istana/Kemensetneg belum menerima surat dari Kemenkumham," katanya.
Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menyatakan pemerintah akan segera memproses dan menerbitkan keputusan presiden (keppres) terkait terpilihnya Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Menurut Menkumham Supratman, keppres tersebut nantinya akan diharmonisasi terlebih dahulu antara kementerian dan lembaga terkait. Ia pun memastikan proses itu tidak akan menghabiskan waktu yang lama.
"Aturannya seperti itu (ada keppres). Namun nantikan semua keputusan presiden pasti nanti akan melewati proses harmonisasi di kementerian. Kalau bisa secepatnya, kenapa harus berlama-lama," ucapnya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2024).
Lebih lanjut, Menkumham Supratman menjelaskan, terpilihnya Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin Indonesia periode 2024-2029 telah dilaksanakan berdasarkan musyawarah nasional luar biasa atau munaslub yang digelar pada Sabtu, 14 September kemarin.
"Kalau kami di pemerintah ya, ini kan urusan internal Kadin sebenarnya, dan sudah diselesaikan lewat dengan keputusan munaslub yang ada," terang Menkumham Supratman.
Baca Juga
Apresiasi Terpilihnya Anindya Bakrie, Bamsoet Tegaskan Munaslub Kadin Indonesia Sesuai AD/ART
Untuk itu, Menkumham Supratman pemerintah akan mengikuti hasil keputusan Munaslub Kadin Indonesia tersebut. Apalagi, munaslub digelar oleh pengurus Kadin dari daerah dan provinsi.
"Intinya pemerintah pada prinsipnya sekali lagi, kami ikut sesuai dengan aturan, dan ini menjadi kehendak bagi seluruh mayoritas pengurus Kadin daerah, provinsi, dan pemerintah dalam hal ini tentu akan ikut dengan keputusan yang dihasilkan oleh teman-teman di Kadin," katanya.

