Kembangkan Warisan Budaya Yogyakarta, Dompet Dhuafa Luncurkan Progam SIDOMUKTI
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan batik melalui pemberdayaan berbasis sekolah, Dompet Dhuafa menggulirkan Program SIDOMUKTI (Sinau Budaya Lumantar Batik) yang diselenggarakan di SD Muhammadiyah Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul.
Selain salah satu upaya melestarikan batik, launching Program SIDOMUKTI juga menjadi salah satu langkah penting dalam upaya mempromosikan batik sebagai warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.
Dompet Dhuafa menyatakan bahwa program SIDOMUKTI Scale Up kali ini fokus pada dua hal utama yakni, pendalaman motif batik filosofis yang merupakan kekhasan setiap sekolah dan pengembangan daya jual produk batik di pasar.
Baca Juga
Adapun beberapa pihak terlibat dalam program tersebut di antaranya enam sekolah penerima manfaat di Gunungkidul, yakni SD Muhammadiyah Karangtengah, SD Muhammadiyah Kwarasan, SD Muhammadiyah Beji, SD N Girisekar, MI Muhammadiyah Munggur, dan MI Muhammadiyah Pengkol.
“Dompet Dhuafa berkomitmen terhadap pelestarian budaya sebagai salah satu pilar kehidupan. Saya ingatkan pentingnya batik sebagai warisan budaya di Yogyakarta sehingga kami berharap batik yang dikembangkan melalui program ini dapat memiliki nilai ekonomi yang signifikan,” ungkap Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa, Muhammad Zahron dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (16/9/2024).
Sebagai catatan, Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.
Baca Juga
CIMB Niaga Syariah dan Dompet Dhuafa Salurkan Dana Hasil Investasi Wakaf
Telah berjalan lebih tiga dekade (31 tahun), Dompet Dhuafa terus berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

