Istana Bahas Persiapan Upacara HUT RI di IKN
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan mulai membahas persiapan penyelenggaraan upacara kemerdekaan yang rencananya digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024. Pembahasan itu dilakukan dalam rapat besar yang melibatkan seluruh kementerian dan lembaga serta perwakilan TNI/Polri di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/1/2024).
“Kami dipimpin Kasetpres tadi dengan semua kementerian/lembaga kemudian dari TNI/Polri melakukan rapat pertama, rapat besar pertama untuk persiapan HUT Ke-79 Kemerdekaan yang akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama dikutip dari Antara Selasa (9/1/2024).
Baca Juga
PLN Siapkan 4.233 Personel Amankan Pasokan Listrik Selama HUT RI
Setya mengatakan, dalam rapat tersebut, pemerintah sudah mulai masuk kepada detail-detail pelaksanaan upacara kemerdekaan di IKN. Pemerintah berkomitmen untuk melakukan semua rangkaian bulan kemerdekaan di IKN.
“Jadi memang ada ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan bahwa penyelenggaraannya di IKN, karena kita akan melakukan di sana, tentu saja persiapannya harus dimulai dari sekarang,” ujarnya.
Menurut Setya, pemerintah memiliki waktu sekitar 8 bulan untuk mempersiapkan penyelenggaraannya.
“Dan seperti biasanya, memang di Jakarta pun, di Istana Negara Jakarta pun kita (pemerintah) melakukan persiapan jauh-jauh hari. Nah untuk di IKN kita harus mulai dari Januari ini,” jelasnya.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono selaku ketua panitia penyelenggaraan bulan kemerdekaan, mengatakan penyelenggaraan bulan kemerdekaan yang akan berlangsung sejak 1 Agustus hingga 18 Agustus 2024, termasuk upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024 di IKN sudah dibahas secara detail.
“Saya minta per bidang, ada bidang komunikasi, bidang upacara, bidang sarana prasarana infrastruktur, untuk segera merapatkan, membahas sesuai dengan bidangnya dan tentunya membahas terkini yang disesuaikan kondisi IKN pada saat nanti bulan Agustus,” kata Heru.
Heru juga meminta kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk membentuk lebih awal pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024. Heru meminta paskibraka sudah terbentuk pada Maret atau lebih awal dua bulan dari biasanya pada bulan Mei.
“Sehingga latihannya sudah sedini mungkin,” katanya.
Baca Juga
OIKN Targetkan Investasi Non-APBN ke IKN Rp100 Triliun di 2024
Dia meminta latihan Paskibraka dilakukan di Jakarta, dengan simulasi yang dibuat semirip mungkin dengan situasi di IKN nanti. Pada rapat itu juga dibahas kesiapan akomodasi hotel, transportasi hingga rute menuju IKN bagi petugas atau peserta yang menginap di Balikpapan dan Samarinda.
“Pick up-nya bagaimana, lantas nanti menggunakan kendaraan listrik titiknya di mana, itu nanti kita bahas, dan pendetailan hari ini dan seterusnya tadi saya sampaikan masing-masing kita membahas, nanti dua minggu lagi kita ketemu,” kata Heru.
Heru selaku panitia bersama pihak terkait juga akan melakukan peninjauan langsung ke IKN dalam waktu dekat untuk memastikan detail rute di IKN. Persiapan penyelenggaraan upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024 di IKN akan mirip dengan persiapan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi yang sebelumnya sudah dilakukan.
Istana menyebut, meskipun upacara akan dilakukan secara hybrid yakni luring dan daring, tetapi tetap banyak akomodasi yang harus disiapkan karena upacara akan dihadiri masyarakat dari seluruh Indonesia serta para duta besar negara sahabat.

