Bahlil Akan Pertimbangkan Posisi Airlangga Hartarto di Partai Golkar
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengaku akan segera mempertimbangkan posisi strategis bagi Airlangga Hartarto di kepengurusan periode 2024-2029. Diakui Bahlil, Airlangga memiliki peranan penting terhadap capaian Partai Golkar di Pemilu 2024 lalu.
Sebagai ketua umum periode 2019-2024, kata Bahlil, Airlangga Hartarto berpean mengantarkan Partai Golkar untuk menjadi pemenang kedua dalam Pemilu 2024. Dikatakan Bahlil, raihan capaian Partai Golkar melonjak dari 85 kursi menjadi 102 kursi di parlemen. Keberhasilan menaikkan 17 kursi ini diakui Bahlil layak untuk mendapatkan apresiasi.
"Dan oleh karena itu, percayalah bahwa kami dari DPP Golkar akan sangat menghargai jerih payah Pak Airlangga dan untuk urusan berikutnya, kami akan membicarakan untuk diputuskan," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Sebagai ketua umum periode 2019-2024, kata Bahlil, Airlangga Hartarto berpean mengantarkan Partai Golkar untuk menjadi pemenang kedua dalam Pemilu 2024. Dikatakan Bahlil, raihan capaian Partai Golkar melonjak dari 85 kursi menjadi 102 kursi di parlemen. Keberhasilan menaikkan 17 kursi ini diakui Bahlil layak untuk mendapatkan apresiasi.
"Dan oleh karena itu, percayalah bahwa kami dari DPP Golkar akan sangat menghargai jerih payah Pak Airlangga dan untuk urusan berikutnya, kami akan membicarakan untuk diputuskan," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Ia menekankan akan memberikan tempat secara proporsional bagi Airlangga, baik di DPP Partai Golkar maupun di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ke depan. Ia melanjutkan, hal itu merupakan tanggungjawab moral bagi segenap pengurus DPP Partai Golkar.
"Semuanya (soal posisi Airlangga) akan terselesaikan dengan komunikasi yang lebih baik," terang dia.
Selain posisi ketua umum, salah satu yang menjadi sorotan publik adalah ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat dikaitkan akan mengisi posisi posisi tersebut. Diketahui posisi ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar sebelumnya diisi oleh tokoh senior sekaliber Aburizal Bakrie.
Namun soal kemungkinan Airlangga akan mengisi posisi ketua Dewan Pembina, telah ditepis oleh Bahlil. Dalam konferensi Kamis (22/8) tadi, Bahlil menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar periode 2024-2029.
"Kesepakatan ini diambil sudah barang tentu lewat kajian yang mendalam dengan memperhatikan berbagai macam dinamika dan suasana kepentingan," terang Bahlil.

