Pemerintah Pastikan Tahap Awal Pemindahan ASN ke IKN Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan tahap awal pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tetap akan dilakukan dalam waktu dekat.
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo Usman Kansong, pemerintah telah menyiapkan jadwal pemindahan ASN ke IKN Nusantara. Namun, jadwal tersebut sifatnya tentatif atau masih dapat berubah menyesuaikan situasi dan kondisi.
“Jadi, kita ikuti saja jadwal itu. Kalau jadwalnya tetap akan kita ikuti. Kalau saya sendiri di jadwal awal September 2024. Di Kemenkominfo yang lebih dahulu Dirjen PPI (Pengendalian Pos dan Informatika). Kedua Dirjen IKP,” katanya dalam sebuah diskusi bersama awak media di Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga
PUPR Beberkan Progres Pembangunan Rumah Menteri IKN hingga Pekan Ketiga Juli 2024
Terkait dengan rencana penyelenggaraan upacara peringatan HUT RI ke-79 di IKN Nusantara pada 17 Agustus 2024, Usman mengatakan detail penyelenggaraan upacara tersebut akan disampaikan oleh Sekretariat Presiden (Setpres) pada awal Agustus 2024.
“Jadi, segala sesuatu (seperti) berkantor di sana, presiden, dan lain-lainnya dalam konteks (peringatan) HUT RI ke-79 di IKN Nusantara akan disampaikan oleh Setpres secara detail melalui jumpa pers pada awal bulan depan (Agustus 2024) menyampaikan kesiapan penyelenggaraan (upacara peringatan) HUT RI ke-79 di IKN Nusantara,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PANRB) menyatakan bahwa pemerintah masih terus memfinalisasi skema pemindahan ASN ke IKN Nusantara.
Baca Juga
Demi Air Mengalir di IKN, Menteri Basuki Begadang Semalam Suntuk Selama 3 Hari
Anas menjelaskan, untuk mendukung kinerja pemerintah di IKN, alokasi SDM ASN ke IKN dilakukan dalam tiga cara. Pertama, pemindahan ASN ke ibu kota baru Indonesia tersebut secara bertahap sesuai penapisan kelembagaan dan ketersediaan hunian.
“Penapisan kelembagaan ini penting, seperti disampaikan Bapak Presiden tadi, karena akan menggaransi terciptanya efektivitas dan efisiensi pemerintahan. Tadi kami sampaikan prioritas-prioritas pada opsi 179 unit eselon I pada 38 K/L (kementerian/lembaga) 91 unit eselon I pada 29 K/L, dan beberapa opsi lagi,” ujar Anas seusai rapat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2024).
Anas juga menyampaikan progres jumlah ASN yang akan pindah ke IKN, yang tentunya berdasarkan ketersediaan hunian. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), terdapat 47 menara yang selesai dibangun hingga November 2024.
Baca Juga
“Nanti dari 47 tower (menara) itu, sebanyak 29 tower akan diisi ASN, lalu sebagian lainnya diisi TNI/Polri,” jelasnya.
Dia menjelaskan secara rinci progres ketersediaan 29 menara yang akan dihuni ASN. Pada Juli 2024 akan jadi 8 menara dengan total 48 unit dan pada September 2024 akan ada 14 menara yang berarti berjumlah 840 unit.
Sementara pada November 2024 akan ada 7 menara dengan total 420 unit. Untuk JPT Madya (eselon I) akan diberikan 1 unit. Bagi ASN yang belum berkeluarga, 1 unit yang terdiri dari 3 kamar akan diisi oleh 3 ASN.
“Kami telah membuat skenario lebih detil termasuk siapa saja ASN yang akan pindah by name. Jadi setiap kementerian siapa saja yang akan pindah juga sudah ada datanya sesuai dengan ketersediaan hunian. Misalnya Kemenkomarves pada September 2024 akan ada 43 unit hunian, November 2024 ada 17 unit hunian sehingga totalnya 60 unit hunian. Kemudian Kemendagri ada 70 unit hunian di bulan September dan 28 unit hunian di bulan November dan lain-lain,” ujarnya.

