Demokrat Umumkan Cagub-cawagub yang Diusung di 4 Provinsi, Ada Adik Mentan
JAKARTA, investortrust.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengumumkan pasangan bakal calon gubernur (cagub)-bakal calon wakil gubernur (cawagub) yang diusung di empat provinsi dalam Pilpres 2024. Salah satu nama yang diusung Partai Demokrat, yakni Andi Sudirman Sulaiman sebagai bakal cagub Pilkada Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024.
Andi Sudirman Sulaiman merupakan adik Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan surat rekomendasi partai secara bergantian kepada empat pasangan bakal cagub dan cawagub untuk Papua Pegunungan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Banten, dan Sulsel di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (19/7/2024) malam.
Baca Juga
Untuk Pilkada Sulsel 2024, AHY mengumumkan Demokrat mendukung pasangan Andi Sudirman Sulaiman yang didampingi mantan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi. AHY meyakini Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi merupakan pasangan ideal dan dapat meraih kemenangan di Pilkada Sulsel 2024.
"Saya berharap Partai Demokrat dapat berperan dengan baik, baik dalam perjuangannya maupun nanti insyaallah jika menang dan terpilih Demokrat juga bisa berkontribusi nyata dalam pemerintahan provinsi, pemerintahan kabupaten/kota, dan juga di DPRD,” kata AHY dikutip dari Antara
Andi merupakan petahana atau incumbent gubernur Sulsel yang menjabat untuk periode 2022–2023, sementara Fatmawati Rusdi merupakan anggota DPR terpilih di Pemilu 2024 dan sebelumnya menjabat sebagai wakil wali kota Makassar periode 2021–2024.
Di lokasi yang sama, AHY juga menyerahkan surat rekomendasi kepada John Tabo dan Ones Pahabol untuk maju sebagai bakal cagub dan cawagub Pilkada Papua Pegunungan. Keduanya, yang saat ini juga didukung Partai Golkar, merupakan mantan bupati yang pernah menjabat dalam 10 tahun terakhir.
“Ini saya lihat banyak pendukungnya datang dari jauh untuk menyaksikan pasangan, dua tokoh Papua Pegunungan ini bersatu, John Tabo dan Ones disingkat Jones,” kata AHY.
John Tabo, AHY menyebut, pernah menjabat sebagai bupati di Tolikara dan Mamberamo Raya, sementara Ones Pahabol yang merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan pernah menjabat sebagai bupati Kabupaten Yahukimo dua periode.
"Kami resmi mendapatkan kehormatan yang luar biasa dari Partai Demokrat. Terima kasih banyak Partai Demokrat, terima kasih banyak amanat ini. Kami terima kepercayaan ini dan kami akan bawa ke masyarakat kami di Papua Pegunungan untuk kita laksanakan perjuangan bersama,” kata John Tabo.
Kemudian untuk Kalimantan Selatan, AHY menyerahkan surat rekomendasi Partai Demokrat kepada pasangan Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman sebagai bakal cagub dan bakal cawagub. AHY menyebut keduanya punya rekam jejak baik di pemerintahan dan politik.
“Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, Bapak Muhidin tidak asing, karena beliau berangkat dari bawah, dari anggota DPRD, kemudian wali kota Banjarmasin, dan gubernur Kalimantan Selatan 5 tahun terakhir,” kata AHY.
Sementara itu, Hasnuryadi, AHY melanjutkan merupakan anggota DPR selama 10 tahun terakhir.
“Tentunya memiliki pemahaman luas, jejaring, dan bisa memberi support kepada Pak Muhidin dalam membangun Kalimantan Selatan,” kata AHY.
Baca Juga
Golkar Instruksikan Jusuf Hamka Jadi Cagub dan Cawagub di Pilkada Jakarta
Terakhir, Demokrat memberikan dukungan kepada kader Partai Gerindra dan PKS, Andra Soni dan Raden Achmad Dimyati Natakusumah sebagai pasangan bakal cagub dan bakal cawagub di Pilkada Banten 2024.
“Pak Andra Soni, ketua DPRD Provinsi Banten memiliki pemahaman utuh terhadap isu-isu yang perlu diperhatikan misalnya dalam sektor ekonomi, sosial, dan budaya, sedangkan Pak Dimyati memiliki rekam jejak sebagai bupati Pandeglang, sebagai anggota DPR yang punya akses dan jejaring tingkat nasional yang bisa dikontribusikan untuk Banten,” kata AHY.
Dengan demikian, Andra Soni-Achmad Dimyati teklah didukung delapan partai politik untuk Pilkada Banten. Kedelapan partai itu, yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS, NasDem, PKB, PPP, PSI, dan PAN. Pasangan itu bakal berhadapan dengan kandidat kuat Airin Rachmi Diany yang diusung Partai Golkar.

