Kualitas Udara Jakarta Peringkat 8 Terburuk Dunia Senin Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Situs pemantau kualitas udara IQAir menyebut kualitas udara di Jakarta pada masuk kategori tidak sehat dan menduduki posisi ke-8 sebagai kota dengan udara terburuk di dunia pada Senin pagi, (8/7/2024).
Adapun indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 108 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2,5 dan nilai konsentrasi 38,5 mikrogram per meter kubik.
Konsentrasi tersebut setara 7,7 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran kecil dari 2,5 mikron (mikrometer).
Kategori tidak sehat, yakni kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 100 lebih.
Baca Juga
Lalu, kategori sedang, yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Sementara kategori baik, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.
Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Baca Juga
Kemudian kategori berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.
Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu urutan Lahore (Pakistan) di angka 178, urutan kedua Kinshasa (Kongo) di angka 175 dan urutan ketiga Kuwait di angka 154.
Posisi keempat Santiago (Cile) di angka 134,urutan kelima Dubai (Uni Emirat Arab) di angka 114 dan Jakarta (Indonesia) berada di urutan kedelapan di angka 108.

