Survei Indikator: Dialog Tatap Muka Paling Efektif Gaet Suara di Pilkada Jateng 2024
JAKARTA, investortrust.id - Dialog tatap muka dengan bakal calon gubernur (cagub) masih menjadi sarana paling efektif untuk menggaet suara masyarakat, termasuk di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024. Hal itu setidaknya berdasarkan hasil survei teranyar yang dirilis Indikator Politik Indonesia bertajuk "Siapa Kuat di Jawa Tengah? Dinamika Elektoral Jelang Pilkada".
Peneliti utama Indikator Politik, Rizka Halida mengatakan, dialog tatap muka menjadi sarana media yang paling efektif dalam memperkenalkan cagub dan meyakinkan masyarakat Jateng.
Baca Juga
Puan PDIP Bicara Potensi Duetkan Anies-Andika di Pilkada DKI
“Yang paling meyakinkan adalah dialog tatap muka dengan calon itu sendiri dengan persentase 22,5%,” kata Rizka Halida dalam rilis hasil survei yang digelar secara daring, Minggu (7/7/2024).
Untuk sarana yang paling meyakinkan, yakni dialog tatap muka, lanjut Rizka, pihaknya telah menanyakan para responden dalam satu bulan terakhir. Tercatat, setidaknya ada nama lima bakal cagub Jateng yang disebut pernah bertemu warga secara tatap muka. Kelima nama bakal cagub itu, yakni Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen, Kapold Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Bupati Kendal, Dico Ganinduto, dan artis Raffi Ahmad.
“Di antara nama-nama tersebut, Kaesang Pangarep 2,3%, lalu Taj Yasin Maimoen 1,8%, kemudian Ahmad Luthfi 1,6%, Dico Ganinduto 1%, Raffi Ahmad 1%, dan lainnya,” kata Rizka.
Selain lima nama tersebut, terdapat 12 nama lainnya yang disebutkan responden. Para responden yang mengaku pernah tatap muka dengan cagub masih minim. Mayoritas responden menjawab tidak pernah bertemu langsung atau tatap muka dengan bakal cagub dengan persentase 91,4%.
“Ini secara umum warga memang belum ketemu tatap muka dengan nama-nama bakal calon ini,” ucap Rizka.
Baca Juga
Dibanding Ridwan Kamil, PKB Pertimbangkan Usung Sandiaga Uno di Pilkada Jabar
Dikatakan Rizka, selain dialog tatap muka, spanduk dan baliho dinilai meyakinkan warga Jateng dengan persentase 20,7%. Kemudian, kunjungan relawan atau tim sukses (timses) dengan 18,2% dan berita di media massa (16,4%).
“Menurut warga Jateng, melalui spanduk atau baliho juga meyakinkan, kunjungan rewlawan atau timses calon, dan berita di TV,” katanya.

