Siap-siap! Air Bersih IKN akan Didistribusikan Mulai 15 Juli 2024
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, air bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mulai didistribusikan sekitar tanggal 15 Juli 2024.
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga menyampaikan, pihaknya akan mulai komisioning di minggu pertama bulan Juli atau tepatnya Rabu (10/7/2024) depan.
“Komisioning tanggal 10 (Juli) ya, kalau bisa lebih cepat, kita lagi cek. Begini, itu kan alatnya duduk semua itu di akhir Juni, kemudian perintilannya (bagian-bagian perpipaan lainnya) itu. Pokoknya target kita sekitar sebelum 10 Juli sudah komisioning. Tapi kalau airnya (didistribusikan) sekitar 15 Juli, pertengahan Juli,” kata Danis saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun investortrust.id, Kementerian PUPR akan menargetkan tes komisioning atau tes pengujian dan pemeriksaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada 30 Juni 2024.
Baca Juga
Taksi Terbang Segera Uji Coba di IKN, Kemenhub Tekankan Pentingnya Keamanan dan Regulasi
“Kita progresnya on-schedule. Tadi baru saya rapatkan dengan penyedia jasa dan Bu Diana (Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR) tanggal 30 itu komisioning. Setelah komisioning, baru flushing selama 3-7 hari, baru operasi. Insya Allah tepat (waktu),” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2024) lalu.
Sebagai gambaran, tes komisioning adalah suatu pengujian yang dilakukan untuk memastikan bahwa semua sistem yang dirancang, dipasang, dioperasikan, dan dipelihara sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pelaksanaan kerja dengan klien akhir.
Sedangkan flushing merupakan salah satu pekerjaan teknis yang dilakukan untuk membersihkan kerak, endapan atau lemak yang ada dalam saluran perpipaan guna menjaga kualitas dan kontinuitas air yang didistribusikan oleh SPAM.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus berupaya menyelesaikan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi berkapasitas 2.500 liter/detik, dan Intake Sungai Sepaku yang berkapasitas 3.000 liter/detik. Kementerian PUPR pun menargetkan proyek SPAM Sepaku rampung di Juli 2024.
Baca Juga
Sudrajad Djiwandono: Saya Lebih Dukung Makan Siang Bergizi daripada IKN, Tapi…
Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, pembangunan SPAM Sepaku ini berfungsi untuk pemenuhan kebutuhan air minum di IKN.
SPAM tersebut mengandalkan intake dari sungai Sepaku dan direncanakan melayani seluruh persil bangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. SPAM tersebut terdiri atas Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas sebesar 300 liter per detik, Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum serta Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Pembagi (JDP).
“Pipa sudah tersambung sampai reservoir 16 km. Nanti dari IPA, air akan dipompa ke reservoir dalam bentuk air minum berkapasitas 2 x 6.000 meter kubik,” tandas Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2024) lalu.
Basuki menambahkan, Bendungan Sepaku Semoi yang telah diresmikan Presiden Jokowi berfungsi untuk memasok kebutuhan air baku IKN Nusantara. “Bendungan Sepaku Semoi berfungsi untuk penyediaan air baku di kawasan IKN dengan kapasitas sebesar 2.000 liter/detik dan untuk Balikpapan sebesar 500 liter/detik,” tandas dia.

