PUPR Bidik Memorial Park IKN Rampung 16 Agustus 2024
PENAJAM PASER UTARA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menggenjot pembangunan Memorial Park Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ini ditargetkan rampung pada 16 Agustus 2024.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pun meminta pengindahan (beautification) Memorial Park untuk segera dikerjakan guna menyambut event 17 Agustus 2024.
“Ini adalah event penting, harus bisa dan harus semangat. Saya minta untuk mulai ditanami (tumbuh-tumbuhan), jangan tunggu pekerjaan selesai biar kelihatan hidup. Saya minta pertengahan Juli sudah rapi, ambience terlihat mau seperti apa,” kata Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (24/6/2024).
Sebagai gambaran, Memorial Park IKN dibangun oleh Nindya Karya - Penta KSO dengan biaya Rp 335 miliar. Area Memorial Park memiliki luas 2.034 m2 terdiri dari area altar seluas 1.690 m2 dan akses tangga seluas 344 m2, serta dilengkapi dengan infrastruktur jalan dan lanskap. Area terbuka Memorial Park dapat menampung 1.000 orang.
Baca Juga
Progres Kantor Kemenko 1 di KIPP IKN Capai 78,9%, PUPR: Bisa Tampung 1.345 ASN
Pembangunan Memorial Park akan terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara yang akan menjadi point of view di IKN yang mampu menarik perhatian masyarakat serta para tamu negara yang berkunjung ke IKN.
“Memorial Park IKN dibangun sebagai bentuk penghormatan pada pahlawan pendiri bangsa yang telah memerdekakan Indonesia,” imbuh Basuki.
Memorial Park ini, lanjutnya, juga akan melengkapi berbagai fasilitas yang telah dibangun di IKN, termasuk untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus 2024.
Baca Juga
Soal 2.086 Hektare Lahan Terdampak Pembangunan IKN, Menteri Basuki: Selesai dalam Waktu Dekat
Progres Pembangunan Kawasan Beranda Nusantara
Basuki merinci, progres pekerjaan struktur Memorial Park telah mencapai 40%, pekerjaan patung (61%), Bukit Bendera (50%), pekerjaan tiang bendera (50%), pekerjaan fisik Beranda Nusantara (65%).
Beranda Nusantara ini, menurut Basuki, akan digunakan sebagai alternatif lokasi upacara kemerdekaan Indonesia ke-79 jika hujan turun pada hari H pelaksanaan upacara.
“Saya minta untuk dipercepat, tambah lagi pekerjanya. Minggu kedua Juli saya harap sudah selesai,” pungkas Basuki.

