'Orang Dekat' Prabowo Jadi Komisaris BUMN, Ombudsman Komentar Begini
JAKARTA, investortrust.id - Ombudsman turut menanggapi diangkatnya sejumlah 'orang dekat' presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai komisaris BUMN. Menurut Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika, pengelolaan BUMN pada prinsipnya harus berpatokan pada regulasi yang berlaku di undang-undang (UU).
Yeka mengatakan sewajarnya seseorang yang diangkat sebagai dewan komisaris di BUMN mesti memiliki kompetensi dalam pengelolaan perusahaan. Sekadar informasi, mantan pentinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yakni Fuad Bawazier dan Grace Natalie Louisa diangkat sebagai Dewan Komisaris di BUMN Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID).
"Apakah dalam proses seleksi itu kemarin sudah diuji kompetensinya? Kalau tidak diuji kompetensinya berarti ada regulasi pemilihan yang dilanggar," kata Yeka saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Baca Juga
Resmi! Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Fuad Bawazier Jabat Komut
Sebaliknya, Yeka tidak mempersalahkan apabila nama-nama yang dimaksud telah melewati uji kompetensi dan dinilai layak mengisi jabatan tersebut. Kemudian ia mengajak publik untuk sama-sama memperhatikan kinerja sejumlah BUMN yang tengah menjadi sorotan.
"Kita lihat saja nanti performance-nya, apakah lebih baik atau lebih buruk, kalau lebih buruk berarti ini cerminan tata kelolanya yang tidak lebih baik," tutur Yeka.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 MIND ID, Selasa (11/6/2024) lalu, Fuad Bawazier ditetapkan sebagai Komisaris Utama sedangkan Grace Natalie sebagai Komisaris Independen.
Grace Natalie dan Fuad Bawazier merupakan dua nama yang sudah tidak asing lagi, utamanya di dunia perpolitikan Tanah Air. Grace merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sekaligus Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran di pemilu 2024 lalu.
Baca Juga
Gerindra Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2025 Masih Bisa Lebih Tinggi
Kemudian nama Fuad Bawazier merupakan mantan Menteri Keuangan di era pemerintahan Presiden Soeharto. Pada tahun 2015, dia diminta Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Partai Gerindra.
Satu hari sebelum RUPS Tahunan MIND ID, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Wakil Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra, Simon Aloysius Mantiri, sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), pada Senin (10/6/2024). Selain Simon, Erick juga mengangkat Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Condro Kirono sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).

