Kemenhub Catat 1,87 Juta Orang Tinggalkan Jabodetabek dengan Kendaraan Pribadi
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan mencatat, setidaknya ada 1,87 juta orang yang meninggalkan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) menggunakan kendaraan pribadi hingga H+2 lebaran 2024 atau Sabtu (13/4/2024). Kendaraan pribadi yang digunakan terdiri atas kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Mobil yang keluar Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 226.033 kendaraan dan 1.13 juta orang,” ujar Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, di Jakarta, Minggu (14/4/2024).
Jumlah tersebut, lanjut Adita, meningkat 114,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 105.326 kendaraan dan 526.630 orang. Jika dibandingkan dengan periode normal harian, jumlah itu juga meningkat 9,81%.
Baca Juga
Pemudik Angkutan Umum Tembus 1,1 Juta, Moda Penyeberangan Penyumbang Tertinggi
Sementara, jumlah sepeda motor yang keluar Jabodetabek mencapai 369.205 kendaraan dan 738.410 orang. “Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 31,13% dibandingkan tahun lalu sebesar 281.566 kendaraan dan 563.132 orang. Begitupun dengan periode normal harian, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 41,19%,” kata Adita.
Selain mencatat jumlah orang yang meninggalkan Jabodetabek saat periode lebaran 2024, Kemenhub juga mencatat jumlah orang yang masuk Jabodetabek hingga H+2 lebaran 2024. Untuk mobil yang masuk Jabodetabek mencapai 303.414 kendaraan dan 1.52 juta orang. Jumlah ini mengalami peningkatan 163,71% dibanding tahun lalu yaitu 115.058 kendaraan dan 575.290 orang.
Dikatakan Adita, untuk kendaraan roda dua yang masuk Jabodetabek hingga H+2 lebaran, jumlahnya mencapai 487.315 kendaraan dan 974.630 orang. Jumlah ini meningkat 14,30% dibanding tahun sebelumnya yaitu 426.346 kendaraan dan 852.692 orang. Begitupun jika dibandingkan periode normal harian yang meningkat 44,05%.
“Kementerian Perhubungan terus mengimbau pemudik agar tetaap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan serta mengatur perjalanan arus balik,” terang Adita.

