PKB Pastikan Lawan Khofifah di Pilgub Jatim
JAKARTA, investortrust.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan akan menghadirkan lawan bagi Khofifah Indar Parawansa dalam gelanggang pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Timur (Jatim). Kepastian itu diungkap oleh Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.
Jazilul mengatakan saat ini PKB tengah menjaring nama yang nantinya akan diusung sebagai calon gubernur (cagub) Jatim periode 2025-2030. Sebagai salah satu basis konstituen PKB, ia berharap pilgub Jatim dapat berjalan menarik dan menghadirkan nama terbaik untuk masyarakat.
"Jangan sampai ada ‘bumbung kosong’, masak pemilu bumbung kosong," ucap Jazilul saat ditemui di kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (8/6/2024).
Baca Juga
Sinyal PDIP dan PKB Dukung Anies di Pilgub DKI Makin Kencang
Sebagai pemenang pemilihan legislatif (pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim, PKB dapat mengusung cagub tanpa menggandeng partai lain. PKB berhasil memperoleh 4,5 juta suara atau 27 kursi DPRD Jatim yang sekaligus melewati ambang batas 20% syarat memajukan cagub.
Sejauh ini nama Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim 2018-2023 yakni Marzuki Mustamar digadang-gadang sebagai kandidat kuat yang akan diusung oleh PKB. Namun Jazil mengaku saat ini PKB masih menjaring sejumlah tokoh yang akan diusung pada pilgub Jatim, setidaknya hingga detik akhir proses pendaftaran.
"Pokoknya kita jamin tidak bumbung kosong di Jawa Timur," tegas Jazilul.
Baca Juga
Selain itu PKB juga memberikan sinyal akan mengusung Muhammad Yusuf Chudlori atau yang akrab dengan Gus Yusuf, untuk maju sebagai cagub Jawa Tengah (Jateng). Menurut Jazilul, Gus Yusuf yang tengah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jateng, sudah melakukan komunikasi lintas partai.
Diungkap Jazil, PKB tengah memberikan tugas kepada Gus Yusuf untuk tidak hanya menjalin komunikasi lintas partai, melainkan sosialisasi agar meningkatkan elektabilitas di tengah masyarakat Jateng.
"Elektoral itu bagian dari syarat seseorang untuk maju, Gus Yusuf memiliki elektoral yang cukup baik di Jawa Tengah," tutup Jazilul.

