Konstruksi Tahap I IKN Capai 83,4%, Groundbreaking Ke-6 Dijadwalkan Awal Juni
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga memaparkan progres fisik tahap (batch) I IKN telah mencapai 83,4% hingga 23 Mei 2024. Sementara itu, jadwal groundbreaking ke-6 akan dilaksanakan selama dua hari yakni 4 – 5 Juni 2024.
“Kita batch I sudah 83%. Ini status 23 Mei 2024,” kata Danis saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2024).
Ia pun menyampaikan, pembangunan tahap I memiliki total pagu terkontrak sebesar Rp 25,009 triliun dengan total 40 paket pekerjaan. Selanjutnya, progres fisik tahap II telah mencapai 34,58% dengan total pagu anggaran dan terkontrak sebesar Rp 27,639 triliun (31 paket pekerjaan).
Sedangkan progres fisik tahap III baru mencapai 5,29% dengan total pagu anggaran dan terkontrak sebesar Rp 27,247 triliun (33 paket pekerjaan).
Baca Juga
Proyek Jalan Tol IKN Segmen 5A Sudah 83,57%, Waskita Karya Bidik 17 Agustus Sudah Beroperasi
“Kemudian batch 2 sudah 34%. Kalau batch 3 memang baru kontrak, itu (progres) baru 5%,” tambah Danis.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono mengatakan rencana groundbreaking keenam IKN akan dimulai pada Mei 2024 dengan target di sektor pendidikan.
“Targetnya pada bulan Mei nanti ada groundbreaking keenam targetnya adalah proyek-proyek pendidikan,” kata Agung dalam acara market sounding untuk proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Ibu Kota Nusantara Sektor Perumahan atas asas Prakarsa Badan Usaha (Unsolicited) di Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Dalam groundbreaking keenam ini disebutkan sudah ada investor asing yang tertarik untuk membangun sarana pendidikan di IKN. Nantinya bukan hanya sekolah yang akan dibangun di IKN, melainkan pula kampus/universitas.
Baca Juga
Agung menyebutkan, ada sekolah yang direnovasi yakni sekolah SDN 020 Sepaku. Revitalisasi SDN 020 Sepaku telah dimulai sejak akhir tahun 2023.
“Kita siapkan pendidikan yang inklusif di IKN ini dengan sekolah negeri yang direvitalisasi ini. Sehingga sekolah yang semakin baik ini bagi masyarakat sekitar yang ada di IKN merasa ada manfaatnya juga,” terang dia.
Adapun sektor pendidikan yang akan di groundbreaking nantinya selain Sekolah Dasar (SD) adalah Kampus unggulan asal Amerika Serikat (AS) Stanford University yang akan membangun pusat riset di IKN. Stanford akan menggandeng Bakrie Center Foundation untuk merealisasikan proyek ini.
Institusi pendidikan selanjutnya adalah institusi pendidikan Al Azhar, Sekolah Bina Bangsa, hingga universitas asal Malaysia.
Sebagai informasi, groundbreaking tahap kelima dilakukan pada 29 Februari-1 Maret 2024. Terdapat beberapa proyek yang sudah dilakukan groundbreaking, seperti pembangunan gedung bank Mandiri, BRI, dan BNI.
Selain itu, ada juga pembangunan gedung untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meresmikan kantor BPJS Kesehatan, groundbreaking PT Telkom Indonesia, hingga topping off 12 tower hunian Aparatur Sipil Negara, Pertahanan dan Keamanan (ASN-Hankam).

