Survei Capres: Prabowo Melesat, Ganjar Anjlok, dan Anies Menguat
JAKARTA, Investortrust.id - Survei elektabilitas capres yang dirilis Indikator Politik menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Bakal capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto yang sebelumnya bersaing ketat dengan bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo kini melesat meninggalkan dua pesaingnya.
Berdasarkan survei Indikator Politik yang dilakukan pada 27 Oktober 2023 hingga 1 November 2023, Prabowo meraih elektabilitas 40,6% setelah pendaftaran capres-cawapres. Sedangkan Ganjar Pranowo meraih elektabilitas 27,8%, dan bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dipilih oleh 23,7% responden.
“Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Bapak/Ibu pilih sebagai Presiden? Prabowo unggul hingga 40,6%, disusul Ganjar 27,8% kemudian Anies 23,7%. Serta, 7,9% yang tidak tahu atau tidak jawab,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam dalam rilis hasil survei bertajuk "Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini", Minggu (12/11/2023).
Baca Juga
Survei Indikator: Mayoritas Gen Z dan Milenial Pilih Prabowo-Gibran
Dengan hasil survei ini, elektabilitas Prabowo naik 3,6% dibanding survei sebelumnya pada 16-20 Oktober 2023, yakni sebesar 37%. Elektabilitas Anies juga menguat sekitar 1,4% dari sebelumnya 22,3%. Di sisi lain, elektabilitas Ganjar turun sekitar 7% karena survei sebelumnya meraih elektabilitas sebesar 34,8%.
"Sumber penyusutan Ganjar kemungkinan besar pada kelompok yang puas atas kinerja Jokowi yang saat ini sudah lebih banyak berada di Prabowo, dan basis Jokowi pada Pilpres 2019 yang lalu, di mana saat ini Ganjar sudah tidak mayoritas," paparnya.
Dalam simulasi tiga pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dari Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Prabowo-Gibran meraih elektabilitas sebesar 39,7%, sedangkan Ganjar-Mahfud 30% dan Anies-Muhaimin 24,4%.
Baca Juga
Survei Indikator: 75,8% Masyarakat Puas Kinerja Presiden Jokowi
Hal tersebut terjadi lantaran stabilitas dukungan dari para pemilih Prabowo-Gibran baik sebelum dan sesudah pendaftaran ke KPU.
“Basis pendukung kuat lebih banyak pada basis pendukung Prabowo-Gibran terpantau mencapai 80,9%, sementara Ganjar-Mahfud 78,8%, sedangkan Anies-Muhaimin 73,2%," papar Burhanuddin.
Survei Indikator ini dilakukan pada periode 27 Oktober - 1 November 2023 dengan total 1.220 responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini sekitar kurang lebih 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

