Kemenag Imbau Jemaah Hemat Energi Jelang Puncak Haji
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief mengimbau para jemaah menghemat energi menjelang puncak haji pada 24-29 Juni 2024 mendatang. Hal ini karena, menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, suhu saat puncak haji akan mencapai 48 hingga 50 derajat Celsius.
“Poinnya adalah sampai menjelang puncak haji, jemaah save energy (hemat energi). Jangan terlalu memforsir sampai puncak haji selesai. Habis itu tinggal diatur, biar bisa pulang lagi dengan aman,” kata Hilman saat ditemui investortrust.id di Gedung Nusantara DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).
Baca Juga
Kementerian Agama: 47,5% Pemberangkatan Jemaah Haji Alami Keterlambatan
Hilman menuturkan, fasilitas air minum jemaah haji Indonesia sudah tersedia di beberapa tempat, seperti di penginapan hingga tempat beribadah.
“Ya, air minum kan disediain. Di hotel disediain. Di Masjid Nabawi disediain. Di lokasi hotel Makkah disediakan,” ucap dia.
Beberapa waktu lalu, Menag Yaqut mengingatkan jemaah haji asal Indonesia untuk senantiasa menjaga kesehatan menjelang prosesi puncak ibadah haji. Hal ini karena suhu di Arab Saudi diperkirakan akan memanas selama prosesi ibadah haji.
“Cuaca sangat panas. Hari ini, 40 derajat. Ini belum puncak. Beberapa hari lalu, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat,” kata Yaqut saat mengunjungi Makkah beberapa waktu lalu.
Yaqut mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisiknya. Hal ini karena haji merupakan ibadah fisik. Jemaah diimbau cukup istirahat menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.
“Saya minta jemaah haji menyiapkan fisik sebaik-baiknya. Haji ini ibadah fisik. Siapkan fisik terbaik. Jangan terlalu diforsir. Makan makanan bergizi, vitamin. Ini akan membantu jemaah dalam menjaga stamina,” tandas Yaqut.
Untuk mengantisipasi kondisi jemaah, Yaqut mengatakan Kementerian Agama telah menyiapkan petugas kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Para petugas kesehatan itu akan melayani jamaah 24 jam.
“Jemaah jangan ragu menyampaikan hal apa pun kepada para petugas untuk bisa membantu jemaah,” lanjut dia.
Baca Juga
Saudia Airlines Sudah Berangkatkan 74 Penerbangan Haji dari Indonesia, Keterlambatan Hanya 7%
Sejumlah upaya menjaga kesehatan jemaah haji telah dilakukan Kementerian Agama untuk penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Sejak awal, Kemenag telah menetapkan istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji. Selain itu, Kemenag juga telah merilis senam haji.
Senam haji diisi gerakan sederhana yang diciptakan oleh para pakar senam sehat yang profesional pada bidangnya. Dengan demikian gerakan senam haji bisa dilakukan oleh seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk lanjut usia (lansia).

