Antisipasi Bencana Selama Libur Nataru, BNPB Imbau Tiap Daerah Tingkatkan Kesiagaan
JAKARTA, investortrust.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong setiap daerah di Indonesia untuk membuat langkah antisipasi menghadapi risko bencana selama libur natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru). Untuk mengoptimalisasi kesiagaan tiap daerah, BNPB telah berkoordinasi dengan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Fajar Setyawan menegaskan, seluruh pemerintah daerah (Pemda) harus melaksanakan mitigasi dan kesiapan untuk mengantisipasi potensi bencana. BNPB telah menggelar rapat dengan BPBD di 34 provinsi.
“Ditegaskan kepada seluruh provinsi harus sudah melaksanakan mitigasi dan kesiapan menyongsong Nataru yang dihadapkan dengan potensi bencana yang mungkin terjadi di daerah-daerahnya masing-masing,” tegas Fajar dalam sesi live Youtube Konferensi Pers bersama Kominfo dan BMKG, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga
Fajar juga menyampaikan, potensi bencana yang akan terjadi pada periode Nataru 2023/2024 adalah banjir, tanah longsor hingga gelombang pasang yang tinggi.
“Di sini yang paling mungkin potensi bencananya pada saat Nataru adalah banjir atau banjir bandang, tanah longsor, dan gelombang pasang yang tinggi atau banjir rob. Sudah ada beberapa wilayah yang terkena seperti sebagian Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah,” ungkap Fajar.
BNPB menjelaskan, dalam surat edaran No. 3 tahun 2023 dalam rangka siaga darurat libur Nataru, daerah diimbau untuk membuat Pos Komando (Posko). Tiap daerah juga diminta menggelar peralatan dan menyusun rencana operasi.
Kepada masyarakat yang sedang berlibur, BNPB mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. “Karena hari libur pasti banyak masyarakat yang berwisata, maka penting untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya objek wisata alam seperti daerah pegunungan, sungai hingga laut,” imbuh Fajar. (CR-3)
Baca Juga
Kasus Korupsi APD Covid-19, KPK Geledah BNPB, Kemenkes, dan LKPP

