Anindya Bakrie: Isu Ekonomi Bukan Saja soal Pertumbuhan Ekonomi
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menyatakan, isu ekonomi merupakan isu ekonomi tidak hanya menyangkut isu elite yang hanya membicarakan pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, isu ekonomi juga menyangkut pengurangan kemiskinan, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan Anindya Bakrie saat membuka acara Dialog Capres Bersama Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (12/1/2024). Acara hari ini menghadirkan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Baca Juga
Buka Dialog Capres Bersama Kadin, Anindya Bakrie Unjuk Kebolehan Berpantun
"Isu ini juga bukan saja pertumbuhan ekonomi, tetapi pengurangan kemiskinan, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahkan, isu ekonomi juga menyangkut sumber daya manusia dan pergizian," kata Anindya Bakrie.
Untuk itu, kata Anindya Bakrie, isu ekonomi menjadi isu yang sangat penting setiap menjelang pemilihan umum (pemilu). Atas dasar itu, Kadin Indonesia sebagai organisasi dunia usaha satu-satunya yang tercantum dalam UU Nomor 1 tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri serta Keppres Nomor 18 Tahun 2022 secara konsisten menggelar dialog bersama capres yang telah berlangsung selama 20 tahun.
Jadi sudah merupakan tradisi dan ini yang kelima karena kami melihat dengan dialog ini para capres bisa menyampaikan visi misinya terutama dalam bidang perekonomian dan pelaku usaha di pusat, daerah dan asosiasi dapat berdialog secara langsung dan dapat dilihat secara luas," kata Anindya Bakrie.
Baca Juga
Apalagi, kata Anindya Bakrie, Kadin saat ini sudah memiliki road map atau peta jelan menuju Indonesia Emas 2045. Terdapat empat poin penting dalam road map tersebut, yakni resiliensi baik di sektor pangan maupun kesehatan, kesejahteraan yang di dalamnya terdapat industrialisasi, inklusivitas yang di dalamnya terdapat UMKM, dan keberlanjutan.
"Sehingga pemirsa ingin sekali mengetahui capres mana yang peduli, bukan saja isu elite, tetapi isi perut, kesetaraan berusaha, menjaga kestabilan rakyat, tentu untuk semua," katanya.
