Faisal Basri Bujuk Sri Mulyani dan Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet Indonesia Maju
JAKARTA, Investortrust.id - Ekonom senior, Faisal Basri mengajak Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk mundur dari jabatannya. Pernyataan ini disampaikan Faisal saat menjadi pembicara dalam diskusi Political Economic Outlook 2024 yang digelar Progresif Idn, Sabtu (13/1/2024).
“Ayo kita sama-sama membujuk Sri Mulyani, Pak Basuki, dan beberapa menteri lagi untuk mundur. Itu efeknya akan dahsyat,” kata Faisal, dikutip Investortrust.id, Rabu (16/1/2024).
Faisal mengaku mendengar sejumlah menteri telah siap untuk mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju. Dia mendengar, Sri Mulyani menjadi salah satu menteri yang siap.
“Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani yang paling siap untuk mundur. Pramono Anung sudah gagap jadi menteri, dia kan PDIP, belain Jokowi terus kan pusing, katanya nunggu momentum,” kata dia.
Faisal mengatakan bujukan agar menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk mundur merupakan cara agar mendelegitimasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Upaya legitimasi ini untuk membuat pengaruh negatif pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres) nomor 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Yang ingin saya sampaikan adalah apa yang bisa jadi pemicu. Yang membuat, yang akan mendelegitimasi Jokowi dan legitimasinya akan membuat pengaruh negatif buat Prabowo dan Gibran,” kata dia.
Faisal berharap momentum mundurnya sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju dapat segera terwujud. Ini bisa menjadi pemicu dahsyat mengingat karena di era Orde Baru, peristiwa serupa pernah terjadi.
“Mudah-mudahan momentumnya segera insyaallah jadi pemicu yang dahsyat sebagai omongan pak Ginandjar (Kartasasmita) dan 12 menteri lainnya, mundur zaman Pak Harto, karena secara moral pondasinya sudah rontok,” kata dia.
Setelah isu pengunduran diri merebak, Sri Mulyani sempat mengunggah foto bersama Basuki di Instagram pribadinya @smindrawati. “Pak Bas dan saya. Sahabat dalam kerja. Minggu lalu Hari Selasa. Di Istana Negara. Tukar pikiran dan tukar kata. Tentang pembangunan infrastruktur negara. Juga Ibu Kota Nusantara. Dan anggaran belanja. Yang dibutuhkannya. Yang terencana dan tertata. Wujud tanggung jawab kita. Untuk Nusa Bangsa,” tulis Sri Mulyani bertarikh 14 Januari 2024.
Rumor pengunduran diri Sri Mulyani pernah dibantah Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo pada awal tahun 2024. Pada cuitan tanggal 5 Januari 2024, Prastowo mengatakan tidak ada pernyataan mundur dari Sang Bendahara Negara.
“Tidak ada pernyataan Menkeu SMI mengundurkan diri dari jabatan Menkeu, meskipun ada rumor beredar. Sampai saat ini, Ibu Sri Mulyani tetap menjalankan tugas menjaga keuangan negara dengan penuh tanggung jawab,” tulisnya.

