Kasus HIV Terus Meningkat, Ini Kata Dokter RS St. Carolus
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Kesehatan menyebut, jumlah kasus Human Immunodefiency Virus (HIV) di Indonesia mencapai 515.455 kasus selama Januari-September 2023.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 454.723 kasus atau 88% sudah terkonfirmasi oleh penderitanya atau orang dengan HIV (ODHIV).
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) HIV Rumah Sakit St. Carolus, Dr. Emon Winardi Danudirgo menyatakan, ruang Carlo di RS St. Carolus telah melayani sekitar 3.800 - 7.600 ODHIV.
“Kita sudah melayani sejak 2009 dan tahun kemarin kita melayani 3.800 orang lagi, dan dari 3.800 itu pasti punya ‘partner’, jadi kira-kira ada sekitar 7.600 orang yang berkaitan dengan (HIV) itu,” katanya.
Baca Juga
Dr. Emon menambahkan, 100-150 orang yang dites HIV didapatkan 15 ODHIV atau sekitar 10% yang positif.
“Setiap bulan, kita dapat sekitar rata-rata 100-150 orang yang datang untuk tes HIV, yang positif kira-kira 15 orang dan itu add-on. Artinya, orang yang sudah positif dapat menjalani pengobatan. Sehingga kalau tahun kemarin 3.800 lebih (ODHIV), dan itu (kasusnya) setiap tahun akan bertambah,” tambahnya.
Berdasarkan laporan eksekutif perkembangan HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I-2023, jumlah orang dengan HIV (ODHIV) yang ditemukan periode Januari - Maret 2023 sebanyak 13.279 orang dari 1.230.023 orang yang dites HIV, dan sebanyak 10.924 orang mendapat pengobatan ARV atau sekitar 82%.
Baca Juga
KPK Bakal Periksa Pengusaha Hanan Supangkat Terkait Kasus Pencucian Uang SYL
Sedangkan jumlah kumulatif ODHIV pada periode tersebut berkisar 377.650 orang dan orang dengan AIDS (ODA) sekitar 145.037 orang.
Dari sisi kelompok usia, ODHIV didominasi pada rentang usia 25-49 tahun (65,5%) dan berjenis kelamin laki-laki (71%). Sebagian besar dari rentang usia tersebut, perkiraannya jumlah kasus HIV baru di Indonesia mencapai 30.000 ODHIV per tahunnya. (CR-3).

