Jokowi Ingatkan KPU untuk Netral: Kerja Sesuai Aturan Saja Dicurigai
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersikap netral dan tidak memihak di Pemilu 2024. Jokowi menyatakan, KPU bertindak sesuai aturan saja masih ada pihak yang mencurigai, apalagi jika penyelenggara pemilu tersebut melenceng dari aturan.
"KPU juga betul-betul netral. Tidak memihak. Tidak memihak. Bertindak sesuai aturan saja. Bertindak sesuai aturan saja, KPU bisa dicurigai, ya kan? Apalagi KPU mencoba untuk melenceng dari aturan," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024, Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga
Presiden Jokowi: KPU Harus Siap Jalankan Pemilu 2024 dengan Jujur dan Adil
Jokowi mengakui, Pemilu 2024 merupakan pemilu yang kompleks. Hal ini lantaran untuk pertama kalinya, pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) digelar secara serentak. Selain itu, Pemilu 2024 juga melibatkan 204,8 juta pemilih yang tersebar di seluruh Indonesia.
Namun, dengan sisa waktu 45 hari menuju hari pencoblosan pada 14 Februari 2024, Jokowi menyatakan KPU dari tingkat pusat dan daerah harus sudah siap menjalankan Pemilu 2024 yang jujur dan adil dan dipercaya masyarakat. KPU, kata Jokowi, harus memastikan kesiapan tata kelola, petugas, ketersediaan dan distribusi logistik hingga sistem teknologi informasi yang menunjang pelaksanaan Pemilu 2024.
"Keandalan sistem informasi dan perangkat-perangkat penunjang pemilu harus berfungsi dengan baik, harus transparan, terbuka, jangan sampai terjadi peretasan," katanya.
Peringatan itu disampaikan Jokowi lantaran keteledoran dan ketidakcermatan sekecil apa pun bisa berdampak politik. Bahkan, kesalahan kecil dapat mengganggu kondusivitas negara dan mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024.
"Hati-hati mengenai hal ini. Sekali lagi karena ini bisa berimplikasi politis, bisa berimplikasi politik. Saya ingin mengingatkan kita berada di era yang serba digital. Sedikit saja ada ketidakcermatan langsung mengganggu kepercayaan masyarakat. Hal semacam ini yang tidak boleh terjadi, Semua kita bersama-sama harus menjaga ini," katanya.
Baca Juga
Bertemu Aliansi Kepala Desa, Jokowi Titip Pesan Terkait Pemilu 2024
Selain KPU, Jokowi kembali mengingatkan seluruh aparat negara, mulai dari ASN, TNI, dan Polri untuk menjaga netralitasnya di Pemilu 2024. Selain itu, aparat negara harus mendukung tugas penyelenggaraan pemilu.
"Misalnya, bantuan pengiriman logistik ke tempat-tempat yang sulit dan wilayah-wilayah terluar. Yang tidak bisa dilakukan oleh kita, bisa dibantu oleh aparat negara, baik TNI maupun Polri," katanya.

