ID Food Salurkan Bantuan Pangan ke 1,4 Juta KK untuk Stunting, Anggaran Capai Rp 1,2 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id - Holding BUMN Pangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyalurkan bantuan pangan berupa telur dan daging ayam sebagai penanganan masalah stunting di Tanah Air.
Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha ID Food Dirgayuza Setiawan mengatakan, pihaknya menyalurkan paket bantuan ke 1,4 juta keluargarisiko stunting (KRS) yang datanya diperoleh dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BPPBN) setiap bulan.
"Kita sekarang lagi menyalurkan telur sama ayam untuk 1,4 juta keluarga, gratis," ucap Yuza ketika berbincang dengan Investortrust.id di Kantor ID Food, Jakarta Timur, Jumat (19/1/2024).
Lebih lanjut, Yuza menyebutkan program bantuan pangan untuk pengentasan stunting ini dijalankan oleh ID Food sejak Mei 2023, dan tetap dilanjutkan hingga 2024 ini.
Ia pun mengungkapkan, anggaran untuk penyaluran bantuan pangan berupa 1 kilogram daging ayam dan 1 pack telur ayam berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak Rp 300 miliar. Dengan begitu, setahun dianggarkan Rp 1,2 triliun untuk program ini.
"Setiap 3 bulan sekitar Rp 300 miliar," terangnya.
Yuza menjelaskan, masalah stunting di Tanah Air secara persentase terbanyak terjadi di wilayah timur Indonesia. Namun secara jumlah, terbanyak justru terdapat di Pulau Jawa, salah satunya Jawa Timur dengan angka 375 ribu keluarga risiko stunting.
"Angka stunting nasional kalau dari persentase itu paling banyak di daerah timur Indonesia, tapi kalau dari sisi jumlah orang, ya paling banyak di Jawa Barat, Jawa Tengah, sama Jawa Timur," tandas Yuza.

