Menkes Sebut Bantuan Gelombang Dua untuk Palestina Dikirim Tiga Pekan Lagi
JAKARTA, investortrust.id -- Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan bantuan gelombang dua dari Pemerintah RI untuk rakyat Palestina di Gaza senilai Rp 31,17 miliar lebih atau setara US$ 2 juta dikirim dalam tiga pekan ke depan.
"Ada tahap keduanya. Rencananya mungkin dekat US$ 2 juta, itu alat kesehatan untuk rumah sakit, itu yang gede-gede yang mahal itu," kata Budi Gunadi Sadikin saat hadir mendampingi Presiden RI Joko Widodo melepas bantuan batch pertama di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/11/2023).
Ia mengatakan bantuan tahap kedua dari Pemerintah RI akan dikirim dalam tiga hingga empat pekan dari pengiriman bantuan batch pertama hari ini.
Baca Juga
Jokowi Melepas Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina di Gaza
Sedangkan pada batch bantuan pertama hari ini, Kemenkes mengirim bantuan obat-obatan, alat kesehatan, hingga penjernih air minum seberat total 7 ton, terdiri atas 6 ton dari Kemenkes, dan 1 ton dari pabrik industri farmasi.
Bantuan itu dikirim bersamaan dengan paket bantuan gelombang pertama seberat total 51,1 ton dari Pemerintah RI, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, Dompet Dhuafa, dan Kitabisa.
"Kami kasih bantuan 7 ton, yang utamanya yang paling penting itu penjernih air minum nggak pakai listrik. Karena kan sekarang nggak ada listrik dan kekurangan air," katanya.
Baca Juga
Kutuk Serangan di Gaza, Jokowi: Indonesia Akan Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Selain penjernih air minum, Kemenkes juga mengirim obat-obatan beserta bahan habis pakai seperti alkohol, dan kain kasa sesuai dengan daftar permintaan tenaga kesehatan di Gaza.
Pelepasan bantuan kemanusiaan pertama untuk Palestina dilakukan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, hari ini, dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo, didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Kemudian, ada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Agus Subiyanto.
