Kementan Targetkan 200 Ribu Hektare Lahan Rawa di Kalsel Jadi Lumbung Pangan
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pertanian mentargetkan potensi lahan rawa seluas 200 ribu hektare di wilayah Kalimantan Selatan bisa menjadi tulang punggung penopang stok pangan Indonesia dengan proyeksi mampu menghasilkan 1 juta ton beras. Hasil produksi 1 juta ton beras ini bisa dicapai dengan meningkatkan indeks pertanamannya menjadi dua kali.
“Di Kalsel ada potensi lahan rawa 200 ribu hektare yang dapat menghasilan 1 juta ton beras jika ditingkatkan indeks pertanamanya menjadi 2 kali sehingga Kalsel menjadi penopang pangan Indonesia, khususnya Ibu Kota Negara (IKN),” kata Menteri Pertanian Amran Andi Sulaiman dalam pernyataannya yang dilansir laman Kementan, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga
10 Juta Ha Lahan Rawa Bisa Akselerasi Produksi Padi dan Jagung
Disampaikan Amran, potensi lahan rawa yang bisa dikonversi menjadi kawasan pertanian tentunya tak luput dari peran para penyuluh pertanian.
"Keberhasilan membangunkan lahan rawa di Kalimantan Selatan ini menjadi lumbung pangan nasional, kuncinya ada pada penyuluh. Saya dulu sebagai penyuluh, bekerja harus ikhlas, jangan mengeluh dan pantang minta-minta bantuan. Dulu saya penyuluh bekerja jalan kaki menempuh jarak 10 kilometer pulang pergi setiap hari. Teman-teman penyuluh adalah saudara seperjuangan saya. Penyuluh harus lebih semangat dan bangkit menjadi mengangkat produksi pangan Indonesia," ucapnya.
"Indonesia dulu tahun 2017 sampai 2019 swasembada di bawah komando Presiden Jokowi. Hari ini karena perubahan iklim, kita impor 3,5 juta ton beras. Oleh karena itu, penyuluh dan petani milenial harus bergerak cepat bekerja keras menekan impor dan tidak terjadi krisis pangan yang sangat berbahaya bagi bangsa dan negara," demikian dikatakan Mentan Amran.
"Ini merah putih memanggil. Mimpi kita ke depan adalah di tahun 2026 kita swasemabada pangan, tahun 2028 kita berdaulat pangan. Tidak ada impor, tapi kita justru ekspor. Kita punya lahan rawa ada 10 juta hektar dan di Kalimantan Selatan ada 200 ribu hektar. Ini harus kita bangunkan dan optimalkan," sambung Amran.
Baca Juga
Ini yang Dilakukan Bulog untuk Perkuat Lumbung Pangan Nasional
Lebih lanjut Amran mengapresiasi Gubernur Kalsel yang mendukung sektor pertanian khususnya menjadikan Kalsel sebagai penopang pangan IKN. Dengan demikian, seluruh kebutuhan pangan di IKN disupport dari Kalsel.
"Kementerian Pertanian akan mendukung potensi pertanian di Kalsel ini. Kita bangun irigasi, tata kelola airnya dan lainya sehingga produksi naik. Kalau dari Kalsel dapat menekan impor 1 juta ton dari 3,5 juta ton, maka Kalsel menyumbang tekan impor, selesai 60 persen masalah nasional kita. Tentunya keterlibatan penyuluh, KTNA, TNI, Polri dan semua pihak sangat penting untuk bisa kita wujudkan bersama," tegasnya.

