Dengan AI, Noe Letto Bantu Masyarakat Kenali Capres dan Caleg di Pemilu 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Vokalis grup musik Letto, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal Noe tengah membangun pemimpintar.com untuk membantu masyarakat lebih mengenal visi, misi, dan program capres-cawapres dan caleg yang berlaga di Pemilu 2024.
Menggunakan artificial intelligence (AI), pemimpintar akan menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai hal apa pun yang berkaitan dengan capres-cawapres dan caleg. Jawaban yang diberikan berdasarkan database visi, misi, program dan data lainnya yang diinput oleh para kandidat.
Dikatakan, dengan sistem pemilu saat ini, masyarakat kesulitan menggunakan hak suaranya karena terlalu banyak caleg dan partai yang berkompetisi. Apalagi, visi misi dan program yang disampaikan kandidat terlalu banyak. Padahal, masyarakat hanya ingin mengetahui program kandidat yang berkaitan dengan dirinya.
"Masyarakat tidak perlu tahu tentang semua hal. Dia peduli yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Kalau dia petani, yang ditanya program buat petani apa," kata Noe dalam diskusi "Ruang Politik Sehat" yang digelar Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) di Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga
Iluni UI Larang Pengurus Seret Nama Organisasi di Pemilu 2024
Untuk saat ini, database yang dimiliki pemimpintar.id baru capres-cawapres berdasarkan dokumen visi-misi yang disampaikan saat pendaftaran ke KPU beberapa waktu lalu. Sementara, untuk caleg DPR dan DPRD belum terlalu banyak. Noe mengatakan, tiap caleg atau tim suksesnya dapat memasukkan sendiri data untuk menjadi database pemimpintar.id.
"Kita kan bareng-bareng mengurus negara. Kalau memang peduli sama negara, ini memudahkan rakyat. Kalau kandidat kamu sendiri tidak memudahkan kamu dalam memilih dia, kamu bayangkan ketika dia terpilih. Tinggal memasukan data saja gampang. Data apa pun," katanya.
Baca Juga
Capres Tak Serius Garap Anak Muda, Habib Jafar Khawatir Jadi Indonesia Gimik 2045
Bahkan, pemimpintar dapat menampilkan secara langsung program tiga capres-cawapres mengenai suatu isu. Dengan demikian, masyarakat dapat membandingkan keungulan dan kekurangan program tiap capres.
"Menurut saya itu akan lebih objektif," katanya.
Sarjana matematika dan Fisika Universitas Alberta, Kanada ini berharap kehadiran pemimpintar.id dapat membuat demokrasi di Indonesia makin sehat. Tiap kandidat dan tim suksesnya beradu gagasan dan program.

