Ganjar: Ironis, Ada Tukang Ojek Sulit Dapatkan Bensin di Daerah Penghasil Minyak
JAKARTA, investortrust.id - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyoroti perekonomian Indonesia yang belum merata dan ironi ketimpangan ekonomi di luar Pulau Jawa.
Ganjar menceritakan pengalamannya berkampanye keliling Indonesia yang dimulai sejak 28 November 2023. Bahkan ketimpangan itu terjadi di daerah penghasil minyak bumi.
"Kami di Balikpapan bertemu tukang ojek yang bilang tidak ada bensin, harus antre panjang. Padahal di situ ada sumber, ada smelter, ada distribusi. Tetapi di situ ada kelangkaan," kata Ganjar pada dialog “Capres 2024, Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029” yang digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Baca Juga
TPN Yakin Ganjar Bakal Tampil Maksimal di Debat Perdana Capres
Ganjar juga mengungkapkan keluhan penduduk di luar Pulau Jawa mengenai fasilitas infrastruktur yang tidak merata. Hal itu pun memicu ketimpangan ekonomi.
"Bicara ekonomi merata, ada yang mengeluh, tol di Jawa cepat ya, dari Jakarta wus, wus, wus, bisa langsung sampai Jawa Timur. Kalau di kami tidak," tuturnya.
Oleh sebab itu, Ganjar berjanji akan mendorong industrialisasi sampai ke daerah-daerah bila terpilih menjadi presiden. Hal tersebut bakal terwujud bila pemerintah bersama pemangku kepentingan (stakeholders) lain, termasuk pengusaha, bersama-sama menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Baca Juga
Untuk menopang industrialisasi, Ganjar Pranowo juga mengajak stakeholders di daerah memikirkan betul-betul nasib pekerja, termasuk upah minimum regional (UMR).
"Kalau pekerjanya nyaman, maka pengusaha nyaman. Oleh karena itu bagaimana pengusaha ikut masuk menyiapkan kurikulum siap kerja," tegas dia. (CR-14)

