Praktisi Pasar Modal Lucky Bayu Raih Gelar Kehormatan Keraton Surakarta
JAKARTA, investortrust.id – Ekonom dan praktisi pasar modal Lucky Bayu Purnomo secara resmi menerima gelar kehormatan Raden Aryo Tumenggung dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, sehingga namanya menjadi Kanjeng Lucky Bayu Purnomo Dwijonagoro. Gelar tersebut sering digunakan sebagai gelar kehormatan untuk anggota keluarga kerajaan.
Pemberian gelar kehormatan disematkan langsung oleh Kangjeng Susuhunan Pakoe Boewono XIII di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, pekan lalu.
Gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung biasanya diberikan kepada tokoh atau pemimpin yang diyakini oleh Keraton Surakarta bahwa seseorang dapat dan mampu berkarya, memimpin, menjaga dan melesatarikan kebudayaan serta keberagaman sesuai perannya masing-masing.
“Pelestarian budaya perlu dikembangkan secara bekelanjutan untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi generasi yang akan dating. Pelestarian budaya juga dapat memberikan dampak langsung bagi masyarkat, antara lain dampak ekonomi. Kita perlu mengakui bahwa dengan kekuatan budaya masyarakat dan pemahaman sejarah masa lalu, akhirnya kita merdeka,“ kata Lucky di sela acara penobatan gelar di Keraton Surakarta Hadiningrat, pekan lalu.
Lucky Bayu Purnomo selama ini dikenal sebagai seorang ekonom, penulis, dan praktisi pasar modal. Selain itu, Lucky tercatat sebagai kontributor pada beberapa kementerian dan lembaga , antara lain adalah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia , Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
Dalam dunia pendidikan, Lucky Bayu Purnomo juga secara aktif sebagai dosen magister ilmu ekonomi perbankan dan pasar modal di beberapa universitas, seperti Universitas Trisakti dan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya). Unsurya berada di bawah naungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) yang secara aktif bekerja sama dengan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

