BPK Temukan 750 Hektare Aset Kementan Tak Jelas, Ini Respons Mentan Amran
JAKARTA, Investortrust.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ada sebanyak 7.509.290 meter persegi atau sekitar 750 hektare aset Kementerian Pertanian (Kementan) yang tidak jelas statusnya pada 8 satuan kerja.
“Ada kurang lebih 7.509.290 meter persegi pada 8 satker Kementan yang belum bersertifikat,” ucap Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) IV Haerul Saleh di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024).
Haerul menjelaskan bahwa aset milik Kementan tersebut bermasalah karena dikuasai oleh pihak ketiga. Aset tersebut kini tidak bisa dikelola oleh Kementan.
“Saya enggak tahu ini pihak ketiganya kerja sama dengan orang pertanian atau gimana, tapi yang jelas sampai saat ini enggak bisa diapa-apain tetap aja dikelola oleh pihak ketiga,” terangnya.
Baca Juga
KPK Cecar Ketua Bappilu Nasdem DIY soal Proyek Pupuk di Kementan
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menanggapi terkait aset yang bermasalah sebagaimana diungkap oleh BPK. Ia pun meminta anak buahnya untuk membentuk tim kecil guna menyelesaikan temuan itu.
“Kami janji Insyaallah masalah aset kami bentuk tim khusus. Pak irjen tolong bentuk tim kecil,” ungkap Amran.
Lebih lanjut, Amran memastikan bahwa pihaknya akan transparan untuk pemeriksaan laporan keuangan. Hal itu diyakininya demi menghasilkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Karena kalau kita tidak terbuka kita mempersulit diri sendiri, dan tujuan kita sama, BPK niatnya baik, kalau kita kolaborasi dengan baik, komunikasi dengan baik, transparan, insyaallah semuanya akan berujung hasil yang baik,” tandasnya.

