Mentan Amran dan Kapolri Listyo Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektare di 19 Provinsi
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan tanam jagung serentak seluas 1 juta hektare yang melibatkan 19 provinsi di Indonesia. Acara ini dipusatkan di Desa Karang Mukti, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan lahan percontohan seluas 13 hektare (ha).
“Arahan Bapak Presiden jelas, kita semua harus mencapai swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya, khususnya untuk padi dan jagung,” ucap Mentan Amran dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2025).
Mentan Amran menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dalam lima tahun ke depan sangat erat kaitannya dengan sektor pertanian, di antaranya swasembada pangan, makan bergizi gratis, biofuel hingga hilirisasi.
“Prioritas utama Bapak Presiden dalam lima tahun ke depan adalah swasembada jagung, pangan bergizi, biofuel, dan hilirisasi. Ketiga program strategis ini berakar di pertanian. Tantangan kita cukup berat, tetapi kita tidak boleh menyerah,” terangnya.
Baca Juga
Siap Wujudkan Swasembada Pangan, Kementerian UMKM Akan Lakukan Ini
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Polri diberi tugas untuk mendukung swasembada pangan melalui program tanam jagung. Ia optimistis target 1 juta hektare akan tercapai pada kuartal keempat tahun ini.
“Kami diberi tugas untuk melaksanakan swasembada jagung dengan target penanaman satu juta hektare dalam satu tahun. Saat ini, memasuki kuartal pertama, kita telah menanam lebih dari 300 ribu hektare. Harapannya, hingga kuartal keempat, target satu juta hektar benar-benar tercapai,” ungkap Listyo.
Selain itu, ia menyoroti manfaat program ini yang tidak hanya untuk swasembada pangan tetapi juga mendukung program makan bergizi. Listyo menyebutkan, program penanaman satu juta hektar ini memiliki manfaat besar, termasuk mendukung ekosistem makan bergizi gratis.
“Jagung yang ditanam juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek, dan lainnya, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Penanaman jagung serentak ini melibatkan 19 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional serta memacu perputaran ekonomi di desa-desa di seluruh Indonesia.

