Petinggi Kadin Ini Mewanti-wanti Para Capres Agar Jaga Pemilu
JAKARTA, investortrust.id - Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi mewanti-wanti para calon presiden (capres), tak terkecuali capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, untuk turut menjaga pelaksanaan Pemilu 2024 agar berlangsung damai dan kondusif.
“Marilah bersama kita menjaga Pemilu 2024 agar berjalan secara damai sehingga momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Ini demi kesejahteraan kita semua,” ujar Yukki pada acara Dialog Capres Bersama Kadin: Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Jumat (12/01/2024), yang menghadirkan capres Prabowo Subianto.
Baca Juga
Prabowo Undang Kadin Diskusi soal Pertanian di Hambalang Selama 5 Jam
Menurut Yukki Nugrahawan, berbekal semangat gotong royong dengan identitas Bhinneka Tunggal Ika dan berlandaskan Pancasila, segenap pemangku kepentingan bangsa ini harus berkolaborasi bersama-sama untuk menjaga keutuhan nasional, termasuk dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
“Tujuannya tiada lain untuk membangun bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang maju dan mandiri,” tegas dia.
Kepada Prabowo, Yukki juga sempat melontarkan pertanyaan tentang upaya capres nomor urut 3 itu dalam meningkatkan peran Kadin di tingkat nasional, regional, dan internasional, jika ia terpilih menjadi presiden kelak.
Mengenai undangan Prabowo kepada para pengurus Kadin untuk berdialog di Hambalang (tempat kediaman Prabowo), Yukki mengatakan, jika diundang, pihaknya siap hadir. “Apalagi kalau dikasih waktu lima jam,” tutur dia.
Pada acara serupa hari sebelumnya yang menghadirkan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan capres nomor urut 1, Anies Baswedan, Yukki Nugrahawan Hanafi menyampaikan optimismenya bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 bakal terwujud.
“Dalam dua dekade mendatang, bangsa Indonesia akan terlepas dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) serta menjadi negara maju dan sejahtera,” ujar dia.
Baca Juga
Buka Dialog Capres Bersama Kadin, Anindya Bakrie Singgung Indonesia Emas 2045
Namun, menurut Yukki, Kadin juga realistis bahwa cita-cita Indonesia Emas hanya bisa tercapai jika seluruh pemangku kepentingan terlibat dengan dilandasi semangat gotong royong dan Bhinneka Tunggal Ika, serta mengedepankan kolaborasi, inklusivitas, dan keberlanjutan.
“Indonesia Emasnya sudah pasti, insyaallah. Yang belum pasti itu middle income trap-nya dan masuk ekonomi terbesar ke-4 di dunia. Tapi kami tetap optimistis. Inilah mungkin yang akan kita bahas bersama,” kata dia.

