TPS Terkena Banjir, Bawaslu Sebut Bisa Berdampak pada Partisipasi Pemilih
JAKARTA, Investortrust.id – Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu 2024 di Jakarta Utara terdampak banjir dan angin kencang menyusul memburuknya cuaca jelang pemilihan. TPS yang rusak ini dinilai bisa berdampak pada tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu.
"Kami berharap kondisi yang terjadi di Jakarta Utara saat ini tidak berdampak pada tingkat partisipasi pemilih," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Jakarta Utara Muhammad Sobirin di Jakarta, Rabu (14/2/2024).
Dampak pada pemilih disebabkan sejumlah faktor, seperti TPS yang rusak dan terendam banjir, serta tertutupnya akses ke TPS bagi calon pemilih.
"Penyebabnya saat pemilihan harus menunggu TPS yang harus diperbaiki ulang atau direlokasi," kata dia dilansir antara.
Sementara terkait tingkat partisipasi masyarakat di Jakarta Utara pada pemilu sebelumnya, disebutkan mencapai 78%. Sobirin pun berharap tingkat partisipasi tersebut tidak turun dibanding pemilu sebelumnya.
Baca Juga
Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara mendata terdapat puluhan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdampak banjir akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Selasa dinihari.
"Kami masih melakukan pendataan terkait jumlah TPS yang terendam banjir di wilayah Jakarta Utara dan jumlahnya bisa saja bertambah," katanya
Ia mengatakan untuk di wilayah Pegangsaan Dua yang terdata ada 58 TPS yang terendam banjir dan terdampak, selain itu ada juga sejumlah TPS di Sukapura Cilincing Jakarta Utara. Hal serupa juga terjadi di Kebon Bawang, Tanjung Priok, dan Penjaringan.
Bawaslu Jakarta Utara merekomendasikan agar KPU melalui KPPS untuk merelokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdampak banjir di Jakarta Utara.
"Untuk jumlah TPS kami masih didata oleh panwascam dan PPS," katanya.
Pihaknya sudah berkomunikasi dengan KPU Jakarta agar melakukan relokasi. "Kami tidak menghalangi kinerja KPU dan KPPS untuk merelokasi TPS-TPS yang terdampak tersebut," kata dia.

