Prabowo-Gibran Diyakini Punya Jurus agar Telur Asin Brebes Tembus Pasar Eropa
JAKARTA, Investortrust.id - Bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diyakini memiliki banyak program memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dapat memperluas pasar telur asin Indonesia hingga ke Eropa. Hal itu akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Brebes sebagai daerah penghasil telur asin terbesar.
Keyakinan itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono saat memberikan pembekalan kepada para kader Gerindra di Brebes beberapa waktu lalu. Dikatakan, Indonesia memiliki potensi pasar ekspor telur asin yang cukup besar. Beberapa negara tujuan ekspor telur asin Indonesia, antara lain Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Belanda, dan Malaysia.
"Melalui telur asin ini masyarakat Brebes akan lebih sejahtera jika Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024. Pak Prabowo dan Mas Gibran punya program pengentasan kemiskinan dengan penguatan perekonomian lokal melalui UMKM, serta memiliki banyak cara agar telur asin ini bisa lebih go international lagi di negara-negara Eropa," kata Sudaryono dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga
Cak Imin Yakin Survei yang Sebut Pilpres Satu Putaran Upaya Penggiringan Opini
Sudaryono menjelaskan, Prabowo-Gibran berkomitmen untuk melanjutkan dan memperkuat program-program pemerintahan Jokowi. Beberapa di antaranya, program-program pengentasan kemiskinan dan peningkatan nilai tambah produksi pertanian serta peternakan melalui pengembangan ekonomi lokal dan potensi daerah.
"Selain telur asin, potensi ekonomi lokal Brebes seperti bawang merah, rumput laut, dan bahkan batik salem juga perlu kita kembangkan lagi di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran," tegasnya.
Sudaryono menuturkan, UMKM merupakan salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang penting dalam penyediaan lapangan kerja, dan pengurangan pengangguran. Dengan demikian UMKM mampu menanggulangi kemiskinan.
“Untuk mendorong peningkatan ekspor Jateng, kita masih mempunyai beberapa PR. Apalagi sekarang era revolusi industri, pasar di berbagai negara tidak ada sekat. Untuk itu, kita perlu berinovasi, mengidentifikasi pasar, serta memematenkan produk kita jangan sampai produk kita diambil negara lain,” bebernya.
Baca Juga
Survei Capres Indo Barometer: Prabowo 35,8%, Ganjar 26%, Anies 18,5%
Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat jumlah penduduk di Jateng mencapai 3,79 juta orang atau sebesar 10,77 persen pada Maret 2023. Bahkan, Jawa Tengah menjadi provinsi kedua termiskin di Pulau Jawa.
"Masalah tersebut menjadi fokus perjuangan Partai Gerindra dan juga Prabowo-Gibran dalam menyejahterakan bangsa Indonesia untuk keluar dari garis kemiskinan, khususnya untuk masyarakat Jawa Tengah," katanya.

