TKN Prabowo-Gibran: Transisi Energi Adalah Keniscayaan
JAKARTA, investortrust.id - Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo menyatakan transisi energi adalah sebuah keniscayaan. Bahkan, transisi energi dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
"Kelestarian lingkungan, keberlanjutan itu akan memberikan hasil, memberikan manfaat ekonomi," kata Drajad di kantor Investortrust.id, The Convergence, Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Baca Juga
TKN Ungkap Strategi Prabowo-Gibran agar Ekonomi Tumbuh 6% pada 2025
Menurut Drajad, Indonesia harus bergeser ke energi baru terbarukan, salah satunya dengan memanfaatkan panas bumi atau geotermal. Hal ini mengingat potensi geotermal Indonesia terbesar kedua di dunia.
Namun, pemanfaatan geotermal belum dapat dilakukan karena biaya yang dikeluarkan sangat besar. Bahkan mencapai 1,5 hingga 2 kali lipat dari batu bara.
"Ini harus kita turunkan. Kalau kita bisa turunkan sampai level tertentu mungkin 20%, mungkin pemerintah bisa mengambil langkah afirmatif. Kalau geotermal ini bisa kita buat lebih kompetitif itu luar biasa efeknya terhadap energi kita," katanya.
Baca Juga
Survei Indikator Politik: Prabowo Teratas, Anies Salip Ganjar
Untuk itu, kata Drajad, Prabowo-Gibran akan menjadikan energi geotermal sebagai program jangka menengah dan panjang. Untuk jangka pendek, Prabowo-Gibran akan memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dengan bioenergi.
"Tanaman singkong, tebu, termasuk CPO kita ubah menjadi bioetanol maupun biodiesel. Untuk geotermal itu adalah dalam jangka menengah dan jangka panjang," katanya.

