DEFEND ID Pastikan Ekspor Amunisi PT Pindad ke Myanmar di 2016 untuk Lomba Menembak
JAKARTA, Investortrust.id - Holding Perusahaan pelat merah yang bergerak di Industri Pertahanan DEFEND ID menerangkan bahwa salah satu sub holding yang bergerak di produksi alat pertahanan PT Pindad pernah melakukan ekspor amunisi ke Myanmar pada tahun 2016. Namun ditegaskan bahwa ekspor tersebut dilakukan untuk kebutuhan olahraga yang akan mendukung keikutsertaan Myanmar pada ajang olahraga menembak ASEAN.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin selaku induk holding DEFEND ID, dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi Rabu (4/10/2023).
Baca Juga
DEFEND ID Tegaskan Tak Pasok Perlengkapan Militer ke Myanmar
Adapun keputusan untuk tidak emmasok alat pertahanan dan persenjataan ke Myanmar merupakan implementasi dari imbauan Dewan Keamanan PBB pada 1 Februari 2021 terkait kudeta militer di Myanmar.
“PT Pindad tidak pernah melakukan ekspor ke Myanmar setelah adanya imbauan DK PBB pada 1 Februari 2021. Kami pastikan bahwa PT Pindad tidak melakukan kegiatan ekspor produk alpalhankam ke Myanmar terutama setelah adanya himbauan DK PBB pada 1 Februari 2021 terkait kekerasan di Myanmar,” kata Bobby.
Baca Juga
“Adapun kegiatan ekspor ke Myanmar dilakukan pada tahun 2016 berupa produk amunisi spesifikasi sport untuk keperluan keikutsertaan Myanmar pada kompetisi olahraga tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) 2016,” tegasnya.
Demikian juga halnya dengan PTDI dan PT PAL yang dipastikan tak memiliki kerja sama penjualan produk ke Myanmar. “Dapat kami sampaikan tidak ada kerja sama maupun penjualan produk alpahankam dari kedua perusahaan tersebut ke Myanmar.”

