PLN Operasikan 98 SPKLU di 56 Titik Jalur Mudik Jateng dan DIY
JAKARTA, investortrust.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN siap operasikan 98 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mendukung pelaksanaan mudik Lebaran 2024/1445 H. Jumlah tersebut bertambah 74 SPKLU dibanding mudik Lebaran tahun sebelumnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, penambahan ini sejalan dengan program masif perseroan dalam mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Tanah Air, khususnya untuk perjalanan jauh saat mudik Lebaran 2024.
"Kami ingin pengguna kendaraan listrik bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Jawa Tengah dan DIY ini menjadi salah satu provinsi yang paling banyak dilalui pemudik. Untuk itu, kami tambah SPKLUnya," kata Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (4/4/2024).
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti yang meninjau langsung di 7 titik lokasi SPKLU pada Jumat (29/3/2024) menyampaikan, PLN terus memperkuat keandalan SPKLU untuk wilayah Jateng dan DIY dengan mengupayakan ketersediaannya pada seluruh rest area di jalan Tol.
Baca Juga
Mudik Pakai Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, PLN Siapkan 1.299 SPKLU
"Memasuki Ramadan kemarin, kami lakukan penambahan 40 SPKLU baru di Jateng dan DIY. Semuanya sudah bisa beroperasi. Ini merupakan komitmen kami memudahkan pengguna kendaraan listrik di Indonesia," tandas Edi.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi mengatakan, pemudik pengguna kendaraan listrik kini dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU melalui PLN Mobile.
”Pada puncak arus mudik tahun lalu sebanyak 24 unit SPKLU yang tersebar di 22 lokasi Jateng dan DIY kami sudah melayani pemudik. Tahun ini kami tambah jauh lebih banyak lagi menjadi total 98 unit. Masyarakat bisa mencari SPKLU terdekat cukup melalui aplikasi PLN Mobile,” imbuh Soffin.
Tak sampai disitu, PLN juga telah menyiapkan unit SPKLU Mobile yang bisa mendatangi pengguna EV yang kehabisan daya di tengah perjalanan sebelum sampai di rest area/titik SPKLU. SPKLU Mobile ini juga sudah terintegrasi dengan layanan hotline tol.
Soffin berharap, penambahan SPKLU serta SPKLU Mobile dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna kendaraan listrik.
Pada tahun sebelumnya, rest area 379A Batang, Jawa Tengah merupakan titik padat para pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian. Untuk itu di tahun ini pihaknya siap mengantisipasi hal tersebut.
"Beberapa pengendara dari Jakarta yang berangkat dengan baterai 100% dan tidak melakukan pengisian daya, kebanyakan di Batang sudah kehabisan daya. Maka titik ini kami perkuat agar tidak terjadi antrean panjang, titik-titik seperti ini kami mitigasi dengan serius," pungkas Soffin.

