Tungku Smelter Meledak di Morowali, Airlangga Minta Perusahaan Terapkan HSE
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta perusahaan untuk menerapkan Health, Security, and Enviroment (HSE). Pesan ini dia sampaikan agar kasus meledaknya tungku smelter No.41 milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) tak terulang.
"Safety paling penting, tentu apalagi di bidang manufaktur, jadi keselamatan pekerja itu nomor satu HSE dan operating procedure," kata Airlangga saat ditemui di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2023).
Airlangga mengatakan, prinsip keamanan di sektor industri dan manufaktur bagi tenaga kerja menjadi hal penting. "Jadi itu harus dijaga complience-nya," ujar dia.
Baca Juga
Tungku Smelter PT ITSS di Morowali Meledak, 12 Orang Meninggal Dunia
Sebanyak 18 orang dikabarkan meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka bakar dalam peristiwa ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (24/12/2023). Ledakan tungku smelter milik PT ITSS di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terjadi sekitar pukul 05.30 Wita.
Perusahaan ini dimiliki oleh perusahaan induk asal China. Mereka memegang hampir 50% saham. Sisanya dimiliki oleh dua perusahaan Indonesia.
Pabrik produksi nikel ini mulai beroperasi pada tahun 2013 dan kini menjadi kawasan industri berbasis nikel terbesar di Indonesia.
Baca Juga
Walhi Sulawesi Tengah menyebut insiden ini merupakan kali ketiga di lokasi industri nikel di Sulawesi Tengah. Sebelumnya, Walhi Sulawesi Tengah mencatat, pada 22 Desember 2022, dua pekerja mengalami kecelakaan serupa akibat ledakan tungku yang terjadi di kawasan industri nikel milik PT Gunbuster Nickel Industri, sebuah perusahaan besar asal Tiongkok yang beroperasi di kabupaten Morowali Utara.
Kejadian yang sama terjadi pada 27 April 2023. Dua pekerja dumping milik PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Industry, yang juga berada dalam kawasan PT IMIP mengalami kecelakaan kerja sehingga merenggut nyawa dua karyawan.

