Long Weekend, Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek Sempat Padat
JAKARTA, investortrust.id - Arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek sempat mengalami kepadatan pada momentum libur panjang akhir pekan atau long weekend Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1946) dan awal Ramadan 1445 H, Sabtu (9/3/2024). Kepadatan arus kendaraan membuat petugas sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow atau lawan arah di Tol Jakarta-Cikampek.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan pada periode libur panjang akhir pekan ini Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan kepadatan arus lalu lintas. Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas itu, petugas sempat menerapkam contraflow dari KM 47 sampai KM 65 arah Cikampek pada ruas Tol Jakarta-Cikampek.
"Contraflow dilakukan atas diskresi pihak kepolisian pada Sabtu pagi, sekitar pukul 7.22 WIB, karena arus lalu lintas cukup padat," kata Ria dikutip dari Antara.
Baca Juga
Setelah kondisi lalu lintas terpantau normal, contraflow disetop pada pukul 11.07 WIB. Hingga kini volume lalu lintas kendaraan di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek ramai lancar di kedua arah.
Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 730.727 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada momentum long weekend Hari Suci Nyepi dan awal Ramadan,. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).
Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 7,7 persen jika dibandingkan lalin normal.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menyampaikan Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama periode libur Hari Suci Nyepi 2024, terutama di ruas tol yang berpotensi menjadi tujuan favorit masyarakat.
“Kami telah memastikan dengan maksimal keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol utama," katanya.
Baca Juga
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup Selama 32 Jam di Hari Raya Nyepi
Tidak hanya di gerbang tol, lanjutnya, Jasa Marga juga mengantisipasi potensi kepadatan di lajur jalan tol, di antaranya dengan menempatkan petugas dan kendaraan di titik-titik rawan kepadatan.
"Hal ini untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi,” kata Lisye.

