Bertolak ke Sulbar, Wapres Gibran Akan Kunker ke Mamuju dan Mamasa
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bertolak menuju Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (2/11/2026) pagi. Gibran akan meninjau berjalannya sejumlah program prioritas pemerintah serta peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.
Dikutip dari Antara, Gibran bersama rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 06.00 WIB.
Rencananya Wapres Gibran akan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa Sulbar.
Baca Juga
Wapres Gibran Apresiasi Bank Sampah Cilacap Kelola Jelantah untuk Energi
Gibran direncanakan akan mengunjungi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju dalam rangka peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.
Selain itu, Gibran rencananya akan meninjau sejumlah lokasi di Kabupaten Mamasa, yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mamasa dan melihat langsung fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) Kondosapata.
Tidak hanya berkunjung ke dua kabupaten tersebut, Wapres Gibran juga direncanakan akan melakukan dialog dengan masyarakat serta melihat kemajuan dari daerah program bedah rumah.
Sebelumnya, Wapres Gibran Rakabuming menerima audiensi pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB Pendeta Mardi Tamandalan menyampaikan undangan kepada Wapres Gibran untuk menghadiri peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang, Sulawesi Barat. Menurutnya, kehadiran Gibran dalam peringatan tersebut dapat memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Beberapa kegiatan yang kami harapkan dapat dilakukan oleh Wapres di sana. Yang pertama tentu pidato moderasi beragama. Yang kedua, penanaman pohon,” papar Mardi dalam keterangannya seusai pertemuan.
Baca Juga
Tinjau Pengembangan SAF Berbasis Jelantah di Cilacap, Gibran Dorong Pemberdayaan Perempuan
Mardi menjelaskan, kegiatan menanam pohon ini sejalan dengan kepedulian Wapres terhadap kelestarian lingkungan dan penanganan dampak bencana. Hal ini juga sejalan dengan komitmen gereja dalam menjaga kelestarian alam melalui program penanaman pohon buah-buahan, terutama di tengah kekeringan dan musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada kondisi hutan.
“Ya, mengingat akhir-akhir ini kita mengalami kekeringan, musim kemarau berkepanjangan, El Nino, membuat pohon di hutan-hutan itu banyak yang mati, dan kemudian di gereja kami memang ada program penanaman pohon buah-buahan,” ungkap Mardi.
Menutup pertemuan, Mardi menyampaikan terima kasih atas kesediaan Wapres menerima kunjungan perwakilan GKSB. Ia juga memanjatkan doa bagi bangsa Indonesia dan Wapres agar senantiasa diberi hikmat dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
“Terima kasih telah membuka hati menerima kami dari Sulawesi Barat,” katanya.
